Advertisement
KUNKER PALSU : Ketua DPRD Gunungkidul Tegaskan Tak Ada Kerugian Negara
Advertisement
Kunker palsu diduga dilakukan anggota DPRD Gunungkidul Heri Nugroho
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ketua DPRD Gunungkidul Suharna membenarkan skandal salah satu anggotanya, Heri Nugroho, terkait kunker ke Bali.
Advertisement
Namun menurutnya persoalan itu sudah selesai dengan dikembalikannya uang tiket dan akomodasi oleh yang bersangkutan.
“Artinya tidak terjadi kerugian negara dalam kasus ini,” papar Suharna, Minggu (30/10/2016).
Menurut Suharna, pelaporan kasus Heri ke polisi oleh seseorang yang tidak diketahui identitasnya itu terjadi karena ada orang yang tidak senang dengan rekannya tersebut.
Namun saat dicecar apakah benar Heri mewakilkan perjalanan dinasnya ke orang lain serta telah dilakukan berkali-kali, politisi PDIP itu mengaku tidak tahu. “Saya enggak tahu soal itu,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Gunungkidul Tudjuh Priyono saat ditanya mengenai kasus kunker palsu tersebut menolak berbicara sedikitpun. Sekretariat DPRD merupakan lembaga yang bertanggungjawab memfasilitasi perjalanan kunker anggota Dewan. Mulai dari pembelian tiket, akomodasi serta mendampingi ke lokasi kunker.
“Soal itu tanya Pak Ketua Dewan saja,” kata Tudjuh Priyono.
Berita terkait :
http://harianjogja.com/?p=764898" target="_blank">KUNKER PALSU : Duh, Anggota Dewan Gunungkidul Diduga Lakukan Kunker Palsu
http://harianjogja.com/?p=764900" target="_blank">KUNKER PALSU : Ini Jawaban Anggota DPRD Gunungkidul tentang Laporan Kunker Palsu
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Iran Bantah Tutup Selat Hormuz, Tuduh AS Tenggelamkan Fregat Dena
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Disnakertrans DIY Perketat Pengawasan THR 2026
- RTH Tegalgendu Jogja Jadi Pionir Pertanian Kota Berbasis Pupuk Organik
- 400 ASN Gunungkidul Pensiun 2026, Dua Kepala Dinas Ikut Purna Tugas
- Disnaker Kulonprogo Buka Posko Aduan THR hingga H+10 Lebaran
- Longsor Jalur Clongop Gunungkidul, Tiga Alat Berat Diterjunkan
Advertisement
Advertisement




