Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Ilustrasi pencuri (Youtube.com)
Pencurian Sleman terungkap setelah diselidiki selama sebulan.
Harianjogja.com, SLEMAN -- Seorang tersangka kasus pencurian bernama Deni Setiawan, warga penyewa di daerah Sumbersari, Moyudan, Sleman berhasil ditangkap petugas. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan selama satu bulan.
Kapolsek Moyudan AKP Masnoto, mengutarakan penangkapan tersangka ini bermula dari sebuah laporan warga yang melaporkan kehilangan sebuah sepeda bermerk Polygon pada, Minggu (13/11/2016) malam. Korban atas nama Harde Triyogo, warga Nglahar, Sumbersari, Moyudan, melapor setelah sepeda milik anaknya yang terparkir di depan rumah tersebut lenyap digondol pencuri.
Pencuri tersebut mencuri sepeda dalam waktu yang cukup singkat, saat putra korban menaruh sepeda Polygon Sierra warna ungu tersebut di teras rumah sekitar pukul 20.00 WIB. Saat korban hendak memasukkan sepeda, sepeda tersebut sudah tidak ada di lokasi kejadian.
Awalnya, korban tidak ingin langsung melapor, tetapi karena sebelumnya ada beberapa warga yang juga kehilangan, akhirnya kasus ini dilaporkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Satgas TNI terlibat kontak senjata dengan TPNPB-OPM Kodap III Ndugama Derakma saat operasi pencarian di hutan Nduga, Papua.
Pemkab Kulonprogo melakukan monev terhadap 10 SPPG dan membekukan empat unit untuk mencegah kejadian fatal MBG kembali terulang.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta warga melaporkan dugaan pungli dan premanisme melalui JSS maupun kanal pengaduan lainnya.
DPRD Kulonprogo mendesak Pemkab membenahi akses jalan wisata dan memperkuat promosi luar daerah untuk meningkatkan kunjungan.
Banjir bandang menerjang Solok Senin malam. Jalan Solok-Padang tak bisa dilewati dan warga diminta menjauh dari lokasi bencana.