Soft Living Jadi Tren di Jogja, Anak Muda Utamakan Kesehatan Mental
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
Ilustrasi bus Damri (JIBI/Solopos/Dok.)
Angkutan Ringroad untuk rute tengah dibahas.
Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan DIY segera mengoperasikan angkutan ringroad melalui lima armada bus Damri bantuan pemerintah pusat.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/15/angkutan-ringroad-tarif-bakal-lebih-mahal-dari-kendaraan-umum-lain-768938">ANGKUTAN RINGROAD : Tarif Bakal Lebih Mahal dari Kendaraan Umum Lain)
Kepala Perum Damri Cabang DIY Sumali menjelaskan dukungan Damri terhadap pengoperasian angkutan Ringroad, sebagai tindak lanjut program penataan transportasi perkotaan di seluruh Indonesia, salahsatunya di Jogja. Harapannya, ke depan bisa menjadi titik awal dalam menghidupkan angkutan kota dalam provinsi (AKDP).
"Kami harapkan bisa menjadi pengungkit [AKDP], penghubung di Jalur Ringroad, dari kota mau ke pinggiran. Ke depan agar lebih bisa melayani masyarakat Jogja hampir semua titik yang dibutuhkan ada moda transportasi," terangnya di Kompleks Kepatihan, Selasa (22/11/2016).
==
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Rupiah stagnan di Rp17.995 per dolar AS, berpotensi melemah dipicu sentimen global dan rilis notulen The Fed.
Harga emas Pegadaian terbaru, Galeri24 naik ke Rp2.653.000 per gram, UBS menguat, Antam stagnan.