Advertisement
UN 2017 : Daerah Bersiap Cari Indikator Baru
Advertisement
UN 2017 akan menggunakan mekanisme baru
Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY akan segera mempersiapkan mekanisme baru dalam proses seleksi peserta didik baru. Hal itu sebagai upaya antisipasi kebijakan moratorium Ujian Nasional (UN) yang sudah dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).
Advertisement
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/25/un-akan-ditiadakan-pada-2017-771843">UN akan Ditiadakan Pada 2017)
Formulasi baru diharapkan bisa memunculkan indikator bakat dan potensi siswa yang selama ini hanya bisa dilihat lewat nilai UN.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanata Baskara Aji menilai, daerah harus segera memikirkan upaya baru dalam penerimaan siswa baru sedini mungkin.
"Pada prinsipnya UN itu kan tidak hanya sebagai tolok ukur untuk mengukur kemampuan peserta didik. Tapi UN juga berfungsi sebagai pemetaan sekolah dalam menerima peserta didik baru. Semuanya pasti berawal dari nilai di UN meski pada tahap selanjutnya masih ada tes kemampuan. Inilah yang perlu dicari formulasinya," papar Baskara Aji saat dihubungi Harianjogja.com, Jumat (25/11/2016).
Disdikpora menurut Baskara Aji juga sudah menerima tembusan terkait moratorium penghapusan UN itu. Kendati mengalami kerepotan mencari cara baru sebagai indikator kemampuan masing-masing siswa dalam penerimaan peserta didik baru, tapi pihaknya tetap mendukung moratorium itu.
"Ya, kalau keputusan itu sudah dibuat Kementerian kami harus mengikuti. Enggak mungkin bisa menolak," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu 7 Februari 2026, Cek di Sini
- Ribuan Peserta PBI JKN Dinonaktifkan, Bupati Sleman Alihkan ke APBD
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Februari 2026, Lengkap dari Palur-Tugu
- Dinsos Sleman Fasilitasi Puluhan Dokumen Kependudukan Warga Marginal
- GWU 12 Kembali Digelar, Hadirkan Strategi Tangguh untuk Pengusaha
Advertisement
Advertisement




