Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Sebagian besar warga harus diberikan penjelasan mengenai bentuk ganti rugi yang akan diberikan dan mekanismenya dalam musyawarah bentuk ganti rugi bandara Temon di Balai Desa Palihan, Temon, Senin (20/6). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Bandara Kulonprogo, pencairan ganti rugi dilanjutkan.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Pencairan ganti rugi lahan terdampak New Yogyakarta International Airport (NYIA) dimulai pada Senin (28/11/2016). Sedianya ganti rugi ini akan menyalurkan dana sebanyak Rp268miliar kepada warga terdampak.
(Baca Juga : http://cms.solopos.com/?p=772244">BANDARA KULONPROGO : Pembayaran Ganti Rugi Selesai Pekan Ini)
Dana tersebut akan disalurkan selama dua hari hingga 29 November 2016. Umar Supriyadi, Finance Department Head PT Angkasa Pura 1 menjelaskan ganti rugi tahap ketiga diberikan kepada sekitar 239 warga 5 desa terdampak kecuali Jangkaran.
“Ganti rugi untuk hak milik pribadi dan penggarap PAG [Paku Alam Ground] “jelasnya ketika ditemui di Balai Desa Glagah kemarin.
Pada hari pertama, diundang pemilik 59 lahan di Balai Desa Glagah. Sementara di Palihan, undangannya mencapai 54 pemilik lahan. Adapun, nilai pembyaran tahapan ini sudah termasuk nilai ganti rugi yang masih tertunda pada pencairan tahap sebelumnya. Sebelumnya, masih ada ganti rugi milik warga berkisar Rp216miliar yang masih belum disalurkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.