Jembatan Kretek Dua Bakal Diimbangi Pengembangan Wisata
Ilustrasi mayat bayi (Bbc.co.uk)
Mayat bayi ditemukan di pintu air irigasi Kalibawang
Harianjogja.com, KULONPROGO- Mayat bayi yang baru lahir ditemukan di pintu air Pantog Wetan, Banjaroyo, Kalibawang pada Rabu (30/11/2016) siang. Bayi tersebut ditemukan warga yang kebetulan melintas di tepi pintu air tersebut.
Jasad tersebut ditemukan tersangkut bersamaan dengan sampah yang terbawa air. Warga sekitar kemudian langsung melaporkan kejadian tersebut kepada petugas kepolisian setempat yang langsung datang ke lokasi kejadian. Diperkirakan bayi tersebut sengaja dibuang sesaat setelah dilahirkan.
Dari hasil pemeriksaan, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan yang diperkirakan sudah meninggal dunia 3 hari lalu. “Tali pusarnya masih terikat,” jelas Nita, dokter Puskesmas Kalibawang kemarin. Jasad bayi malang itu juga sudah sulit dikenali.
Kapolsek Kalibawang, Kompol Joko Sumarah mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidakan terkait informasi adanya pembuangan bayi.
“Personil masih memeriksa,” jelasnya. Bayi tersebut kemudan dibawa ke rumah sakit setempat untuk dibersihkan dan dimakamkan di Jetis, Desa Banjarsari.
Berdasarkan lokasi kejadian, kemungkinan bayi dibuang di aliran Sungai Progo dan terbawa arus banjir. Sungai Progo sendiri memiliki aliran sungai yang cukup panjang dan berhulu hingga ke wilayah Sleman dan Magelang, Jawa Tengah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sedikitnya tiga posko anti kejahatan jalanan di Kapanewon Bambanglipuro dibentuk sebagai upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya kejahatan jalanan atau kliti
Nilai tukar rupiah melemah ke Rp17.749 per dolar AS. Simak penyebab, sentimen global, dan proyeksi pergerakan kurs terbaru.
Harga emas 26 Mei 2026: UBS dan Galeri24 naik, Antam turun ke Rp2,798 juta per gram. Simak daftar lengkapnya di sini.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.