KPK Sita Dokumen Saat Geledah Kantor Bupati Muara Enim
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Bom molotov Sleman kembali terjadi, kali ini korban warga Goser.
Hariaanjogja.com, SLEMAN – Warga Dusun Goser, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman geger pada Jumat (16/12/2016) dinihari. Pasalnya tanpa alasan yang jelas rumah salah satu warga bernama Priyono tiba-tiba diteror oleh dua oknum yang tidak dikenal dengan melempar sebuah molotov.
Akibat lemparan molotov tersebut, sebuah sofa di depan rumah korban hangus terbakar. Beruntung kobaran api langsung bisa dimatikan oleh warga sehingga api tidak membesar dan merusak bagian rumah lain.
"Yang rusak kursi sofa dengan ada beberapa sandal terbakar," kata Kapolsek Moyudan AKP Masnoto.
Dikatakan Kapolsek dari lokasi kejadian, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa pecahan botol kaca minuman keras berwarna hijau dan sebuah sumbu yang sudah terbakar. Informasi yang diperoleh penyidik saat melakukan olah tempat kejadian perkara sesaat setelah pelemparan terjadi, ada warga yang sempat melihat pelaku melintas di wilayah dusun. Dua orang laki-laki yang tidak dikenal tersebut menaiki sepeda motor matik berwarna hitam, tetapi tidak ada warga yang mengetahui plat nomornya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita dokumen saat menggeledah Kantor Bupati Muara Enim dan sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dan suap.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Perceraian akibat judi di Indonesia mencapai 4.623 kasus sepanjang 2025. Angkanya melonjak 365 persen dalam lima tahun terakhir.
Nissan Kicks generasi kedua resmi meluncur di Jepang. Kini dibekali teknologi AWD elektrik e-4ORCE, e-POWER terbaru, dan harga mulai Rp304 juta.
Cristiano Ronaldo siap menjalani Piala Dunia keenam bersama Portugal. Sang kapten mengirim pesan emosional jelang laga pembuka melawan Republik Demokratik Kongo
Sultan HB X menegaskan tak ada toleransi bagi penyalahgunaan tanah di DIY. Pengawasan TKD diperketat dan pelanggaran akan ditindak tegas.