Meriah! Festival Balon Udara di Solo Disambut Antusias
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Bom molotov Sleman kembali terjadi, kali ini korban warga Goser.
Hariaanjogja.com, SLEMAN – Warga Dusun Goser, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman geger pada Jumat (16/12/2016) dinihari. Pasalnya tanpa alasan yang jelas rumah salah satu warga bernama Priyono tiba-tiba diteror oleh dua oknum yang tidak dikenal dengan melempar sebuah molotov.
Warga yang sedang berkumpul di depan salah satu rumah warga yang berjarak sekitar 200 meter dari lokasi pelemparan mendengar bunyi ledakan sesaat setelah dua pengguna motor tersebut melintas.
(Baca Juga : Bhttp://www.solopos.com/2016/12/16/bom-molotov-sleman-rumah-priyono-jadi-sasaran-pelaku-kendarai-matik-hitam-777166">OM MOLOTOV SLEMAN : Rumah Priyono Jadi Sasaran, Pelaku Kendarai Matik Hitam)
“Saat dicek ke lokasi suara ternyata api sudah membakar sebuah sofa. Ada beberapa warga yang kemudian melakukan pengejaran namun pelaku sudah kabur," katanya.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan, petugas belum bisa memastikan motif dari aksi tersebut. Saat ini penyidii masih melakukan pendalaman atas aksi tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dari pihak keluarga korban.
Masnoto menambahkan menurut keterangan pemilik rumah atau korban Priyono aebelumnya ia mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun. Termasuk semua orang yang tinggal di rumah tersebut juga mengaku tidak memiliki masalah dengan siapapun.
"Korban mengaku tidak ada masalah jadi mereka kaget dan bingung kenapa rumah mereka dilempar molotov," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.