BPS Jelaskan Arti Desil 1-10 dalam DTSEN, Ini Kriterianya
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Petugas K-9 menggunakan anjing pelacak saat melakukan pengecekan terhadap kendaraan pengunjung, Kamis (22/12/2016). (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Libur akhir tahun menyebabkan jumlah penumpang melonjak
Harianjogja.com, SLEMAN- General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Agus Pandu Purnama menjelaskan lonjakan penumpang telah terjadi sejak Minggu (18/12/2016) dengan kenaikan penumpang sekitar 4%-5%.
"Rata-rata sekarang [saat liburan] penumpang mencapai 22.500 penumpang perhari, sebelum liburan biasanya sekitar 18.000 sampai 20.000 penumpang," katanya, Kamis (22/12/2016).
Saat ditanyai lebih lanjut terkait puncak lonjakan penumpang, Agus memperkirakan akan terjadi pada H+2 Natal dan H+2 Tahun Baru. Kata dia, diperkirakan sekitar 23.000 penumpang akan menggunakan jasa penerbangan melalui Bandara Adisucipto.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tersebut pihaknya juga telah menambah tiga penerbangan dari tiga maskapai. Jika sebelumnya ada 152 penerbangan maka saat libur akan ditambah tiga penerbangan tambahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS menjelaskan arti desil 1-10 dalam DTSEN, indikator yang digunakan, serta alasan desil bukan penentu tunggal penerima bansos.
Kita harapkan Pemkot Yogyakarta dapat menyiapkan menu Mustika Rasa guna atasi stunting di Yogyakarta
Veda Ega Pratama finis di posisi ke-20 pada sesi Practice Moto3 Aragon 2026. David Almansa menjadi pembalap tercepat di MotorLand Aragon.
FIFA mengubah aturan pelaksanaan hukuman pemain Argentina pasca-final Piala Dunia 2026. Paredes dan Molina tetap diskors, tetapi bisa menjalani sanksi di laga p
Desta resmi mundur dari Vindes Corp. Simak perjalanan dan gurita bisnis kreatif Vindes yang berkembang dari konten YouTube menjadi ekosistem hiburan, olahraga,
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa membuka opsi realokasi anggaran MBG mulai 2028 untuk memenuhi putusan MK terkait pemisahan dana MBG dari belanja pendidikan.