Warga Jogja Ditantang Berani Gundul
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Dok)
Pilkada Kulonprogo, pegawai negeri sipil diharapkan tak memihak pihak manapun.
Harianjogja.com, KULONPROGO -- Penjabat Bupati Kulonprogo, Budi Antono berharap netralitas selalu dijunjung tinggi sebagai bentuk profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2017
Budi mengatakan, netralitas ASN barang kali terlihat sepele bagi beberapa kalangan. Hal itu terlebih karena iklim persaingan politik dalam Pilkada 2017 di Kulonprogo saat ini terkesan masih adem ayem. Namun, masa kampanye yang lebih panjang dibanding sebelumnya bisa jadi memperbesar peluang ASN menjadi tidak netral.
“Biasanya justru rawan terpeleset. Itu lebih baik diantisipasi sejak awal karena nanti akan banyak rayuan supaya ASN tidak netral,” ungkap Budi, Selasa (27/12/2016).
Menurut Budi, sudah banyak contoh kasus ketidaknetralan ASN dalam pemilu di daerah lain. Dia tidak ingin masalah itu tidak terjadi di Kulonprogo karena sanksi tegas bakal diberikan sesuai peraturan berlaku. Dia berharap ASN dapat menjadi pemilih yang bijak dan cerdas. Dukungan kepada salah satu paslon cukup disampaikan dengan mencoblos surat suara pada hari pemungutan suara tanpa perlu terlibat dalam kegiatan yang mengganggu netralitas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.