Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Bencana Gunungkidul terjadi berupa angin lisus
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Rumah Lindri,67, warga Dusun Tegalrejo, Desa Tegalrejo, Gedangsari rata dengan tanah pada Jumat (17/2/2017) sekitar pukul 04.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, namun pemilik rumah sempat mengalami luka-luka di bagian kaki dan kepala.
Menurut korban, kejadian itu berawal dari hujan gerimis yang terjadi di wilayah Gedangsari sejak malam hari. Nahasnya pada keesokan pagi angin berembus dengan kencang sehingga melululantahkan rumah yang dimiliki.
Ia mengaku saat kejadian sudah terbangun, meski masih berada di tempat tidur. Hanya saja, Lindri tak bisa menyelamatkan diri karena peristiwa rumah ambruk terjadi dengan cepat. “Saya sudah berusaha menyelamatkan diri, tapi ambruknya lebih cepat dari langkah saya,” katanya kepada wartawan, Jumat.
Akibat kejadian ini, Lindri pun terpaksa di bawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan. Kendati demikian, oleh petugas puskesmas luka yang dialami korban tidak serius sehingga diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.