Lansia Solo Tertipu Haji, Lapor Polisi Sejak 2025 Pelaku Masih Bebas
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Khitanan massal yang digelar PPNI diminati masyarakat
Harianjogja.com, SLEMAN- Sebanyak 45 anak mengikuti khitanan masal yang diadakan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sleman bekerjasama dengan Pemkab Sleman, Sabtu (8/4/2017) di RSUD Sleman.
Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT PPNI ke-43 dan HUT Kabupaten Sleman ke-101.
Arif Pramana selaku perwakilan panitia peringatan HUT 101 Pemkab Sleman menyampaikan, khitanan masal dan donor darah tersebut bagian dari pengabdian masyarakat.
“Tema peringatan HUT Pemkab Sleman ke-101 adalah mewujudkan masyarakat Sleman yang berdaya saing dan berbudaya. Mudah-mudahan melalui program ini bisa mewujudkan generasi sehat karena khitan merupakan syariat dan donor darah berfungsi meregenerasi sel darah," kata Arif melalui rilisnya, Minggu (9/4/2017).
Ketua Panitia HUT PPNI Sleman Hary Prasetyo menyampaikan, awalnya target peserta hanya 43 saja sesuai usia PPNI. Namun karena antusias masyarakat yang tinggi, panitia menambah kuota peserta menjadi 45 orang. Peserta tidak hanya dari Sleman namun juga dari luar kota seperti Magelang dan Purworejo.
"Selain khitanan masal, kami juga melakukan bhakti sosial donor darah dihari yang sama dengan total partisipan pendonor sebanyak 53 orang," katanya.
Sementara itu Direktur RSUD Sleman Joko Hastaryo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan sinergitas antara Pemkab dengan PPNI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat. Ketersediaan darah, kata Joko, RSUD selalu berkoordinasi dengan PMI dan rumah sakit lainnya untuk memenuhi kebutuhan darah pasien.
“Kami memiliki bank darah sendiri, namun kami juga bekerjasama dengan PMI dan rumah sakit lain untuk memenuhi ketersediaan darah bagi pasien," kata Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia asal Karanganyar kehilangan Rp104 juta setelah dijanjikan berangkat haji tanpa antre. Kasus dugaan penipuan dilaporkan ke Polresta Solo.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menepis isu pengunduran diri dan menegaskan tetap menjalankan tugas sesuai arahan Presiden Prabowo.
BPS Kota Jogja memantau potensi inflasi Juni 2026 jelang tahun ajaran baru, terutama dari biaya sekolah dan perlengkapan pendidikan.
Psikolog jelaskan sindrom pasca haji yang membuat jamaah merasa rindu dan sulit beradaptasi setelah pulang dari Tanah Suci.
Pemerintah RI memproyeksikan tarif AS ke produk Indonesia bisa mencapai 18% usai investigasi Section 301 Trade Act. Ini penjelasannya.
Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-11 pada 6 Juni 2026, Burz@ Hotel Yogyakarta menyelenggarakan serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility