TRANS JOGJA : Dukung Jalur Baru, Sepanjang Jalan Wates Bebas Halte

Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
11 Mei 2017 09:22 WIB Sunartono Jogja Share :

Trans Jogja, Dishub DIY memiliki sejumlah kebijakan baru.

Harianjogja.com, JOGJA -- Dinas Perhubungan (Dishub) DIY tidak akan memasang halte di sepanjang Jalan Wates untuk mendukung layanan trayek baru jalur 6A dan 6B. Pemasangan halte dan setting alat transaksi di dalam bus berupa tiket berbasis kartu pintar juga tengah dilaksanakan.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/2017/05/09/trans-jogja-12-bus-baru-untuk-layani-4-jalur-baru-815547">TRANS JOGJA : 12 Bus Baru untuk Layani 4 Jalur Baru

Kepala UPTD Trans Jogja Dishub DIY Sumariyoto menjelaskan, proses pemasangan halte telah berlangsung, terutama di jalur 5A dan 5B yang baru ada halte integrasi dengan jalur lama. Sedangkan halte 6A dan 6B yang menyasar ringroad selatan dan barat telah dipasang sebelumnya. Ia memastikan di sepanjang Jalan Wates tidak terpasang halte baik portabel maupun permanen. Mengingat, sesuai kesepakatan dengan angkutan perkotaan, mereka bisa mengambil di berbagai titik di Jalan Wates. Jalur 6A dan 6B hanya akn berhenti di Park and Ride Jalan Wates Ambarketawang, Gamping. Selanjutnya ke arah timur hingga kawasan Bayeman, Kasihan, Bantul baru ada halte lagi.

"Sehingga titik halte yang kami pasang tidak bersinggungan dengan angkutan perkotaan," ungkapnya, Selasa (9/5/2017)

Khusus untuk di park and ride bisa dimanfaatkan masyarakat dengan memarkir kendaraan mereka kemudian naik jalur 6A dan 6B. Sedangkan, sejumlah halte baru yang terpasang untuk mendukung jalur 5A dan 5B antara lain di eks Borobudur Plaza, SMK Jetis, Fisipol UGM, Demangan, BRI Seturan,

Persiapan lain, kata dia, menyiapkan piranti transaksi perekaman kartu pintar dengan mensinkronkan antara di dalam bus dengan di Halte permanen. Proses pengaturan di seluruh armada keempat jalur itu diperkirakan butuh waktu sekitar sehari. Ia mengatakan, Dishub DIY sepenuhnya siap mengoperasikan empat jalur baru pada Senin (15/5/2017) pekan depan.

"Alatnya kami setting karena ada perubahan kan, mesti armada kami atur mana saja. Kami proses juga untuk kartu pengawasannya, semua harus disesuaikan karena perlu identifikasi sehingga semua bisa termonitor," kata dia.

Terpisah Direktur PT Anindya Mitra Internasional (AMI) Dyah Puspitasari mengatakan, pihaknya siap mengoperasikan jalur baru. Sumber daya manusia berupa pramudi dan pramugara juga telah disiapkan oleh PT AMI. "Kami sudah memiliki SDM sesuai dengan jumlah operasional bus kami, jadi tidak masalah, bisa jalan," tegasnya.