Rendah Hati, Probosutedjo Suka Bangun Pagar
Suasana objek wisata Blue Lagoon Tirta Budi di Desa Wisata Dalem, Widodomartani, Ngemplak, Sleman belum lama ini. (JIBI/Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati)
Pengelola objek wisata Blue Lagoon diberi waktu 1 bulan untuk melakukan identifikasi potensi pengembangan pariwisata
Harianjogja.com, SLEMAN-Pengelola objek wisata Blue Lagoon diberi waktu 1 bulan untuk melakukan identifikasi potensi pengembangan pariwisata objek tersebut. Hal ini disampaikan oleh Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X saat menghadiri gelaran acara adat Merti Sumber 2017.
“Pengelola wisata agar berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata DIY, kalau bisa sebulan dan jelas sekiranya nanti gimana,” ujar dia di hadapan masyarakat pada Senin (22/5/2017).
Ia berharap objek wisata yang berada di Dusun Dalem, Widodomartani, Ngemplak ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Karena itu, masyarakat harus aktif mengelola dan mengembangkan potensi desanya khususnya dengan adanya obwis itu. Pemerintah baik Dinas Pariwisata DIY dan Pemkab Sleman juga diminta melibatkan warga dalam pengembangan obwis itu.
Masyarakat dinilai pasti lebih paham potensi dan keunggulan daerahnya dibandingkan orang luar. Bahkan, Sultan berjanji akan kembali berkunjung jika pengembangan yang disarankannya sudah berjalan dan membuahkan hasil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji materi syarat ahli waris dalam pengusulan Pahlawan Nasional HB II diajukan ke MK karena dinilai hambat proses sejarah.
Universitas Oxford kembangkan vaksin Ebola Bundibugyo gunakan teknologi ChAdOx1. Simak proses riset, strategi produksi, dan metode vaksinasi yang akan diterapka
Kaspersky ungkap phishing baru menggunakan QR Code ASCII yang meningkat 5 kali lipat pada 2025 dan mampu menembus sistem keamanan email modern.
GMS Bantul fokus lengkapi izin rumah ibadah usai polemik pembubaran ibadah di Sewon. Pemkab tegaskan larangan intimidasi dan dorong penyelesaian sesuai aturan.
MotoGP berencana terapkan aturan satu motor mulai 2027 demi efisiensi biaya. Simak dampaknya terhadap strategi balap dan nasib prosedur flag-to-flag.