OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Tentara Langit Familia berfoto saat audiensi di Harian Jogja, Senin (29/5/2017). (NIna Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Tentara Langit Familia berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan Pancasila dan NKRI
Harianjogja.com, JOGJA-Tentara Langit Familia berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bagi kami, Pancasila dan NKRI adalah harga mati. Maka dari itu, Tentara Langit Familia siap untuk menjaga Pancasila dan NKRI serta menghadapi kelompok-kelompok yang bakal mengganti Pancasila dan merusak NKRI. Selain itu juga kami akan mendukung kebhinekaan dan toleransi antarsesama,” ujar Ketua Umum Tentara Langit Familia, Hari Prastowo didampingi pengurus dan belasan anggota dalam audiensi di Harian Jogja, Senin (29/5/2017).
Dalam audiensi itu, mereka diterima oleh Pempimpin Harian Jogja, Anton Wahyu Prihartono.
Menurut Hari dalam waktu dekat ini Tentara Langit Familia juga akan terlibat dalam apel siaga bela Pancasila, bela NKRI bersama elemen-elemen lain di Jogja yang memiliki visi dan misi yang sama dalam mempertahankan Pancasila dan NKRI.
“Kami juga komitmen mendukung pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo untuk membangun negeri ini. Kami juga komitmen untuk mewujudkan wilayah Jogja yang aman, dan kondusif dengan tetap menjaga toleransi dan kebinekaan,” ujar Hari.
Tentara Langit Familia juga akan ambil bagian dalam peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni mendatang di Alun-alun Utara Jogja. “Pancasila harus dipertahankan. Nilai-nilainya harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Hari.
Sekretaris Tentara Langit Familia Adhi Putra Sumpeno mengatakan, selain mengikuti kegiatan kebangsaan dalam menjaga Pancasila dan NKRI, Tentara Langit Pancasila juga akan mengadakan kegiatan sosial berupa bagi-bagi takjil di Titik Nol kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami juga membagikan stiker bergambar Pancasila kepada warga. Harapannya, Pancasila terus menjadi perekat Bangsa Indonesia,” ujar Putra.
Putra menambahkan, saat ini anggota Tentara Langit Pancasila sebanyak 350 orang yang tersebar di Yogyakarta. Namun, jumlah itu bakal terus bertambah mengingat banyak pihak yang ingin bergabung dengan Tentara Langit Familia.
“Yang sudah tercatat ada 350 orang, dan yang mau mendaftar lagi masih ada 200-an orang. Kami terbuka kepada siapa saja yang ingin bergabung asalkan memiliki visi yang sama dengan kami, yakni Pancasila dan NKRI adalah harga mati,” imbuh Hari.
Menanggapi pernyataan dari Tentara Langit Familia, Anton mengungkapkan Harian Jogja juga memiliki misi yang sama mendukung Pancasila dan NKRI. Sebagai media massa, Harian Jogja menghormati perbedaan yang ada di mmasyarakat dan berupaya mewadahinya.
"Kita punya benang merah yang sama untuk menjaga Pancasila dan NKRI. Beda itu indah, kami terus berupaya mewadahi agar perbedaan itu menghasilkan sesuatu yang positif," kata Anton.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.