PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Ilustrasi PNS (Dok/JIBI/Harian Jogja/Antara)
Pemkot Jogja menerima pegawai baru mutasi
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Kota Jogja membuka kesempatan bagi pegawai negeri sipil (PNS) dari luar daerah yang ingin mutasi ke Jogja. Kesempatan ini dibuka tanpa batas waktu lantaran Pemerintah Kota Jogja kekurangan ribuan PNS di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan (BKPP) Kota Jogja, Maryoto mengatakan PNS Kota Jogja setiap tahunnya terus berkurang sekitar 200 orang karena pensiun. Sementara tidak ada PNS yang masuk karena terkendala moratorium penerimaaan calon PNS.
PNS yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Jogja yang ada saat ini sekitar 5.600. jumlah tersebut hampir separuhnya adalah guru.
“Jadi untuk di kantor dan tenaga teknis masih kurang banyak. Idealnya yang kita butuhkan itu 10.000 PNS,” kata Maryoto, Sabtu (9/9/2017).
Karena itu, pihaknya mengandalkan penerimaan PNS mutasi. Maryoto mempersilahkan siapa saja PNS yang ingin bekerja di Jogja segera mengajukan permohonan disertai berkas. Berkas yang diajukan nantinya akan diverifikasi kembali oleh tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ketua Umum Partai Buruh Said Iqbal resmi dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Simak profil dan rek
Pemerintah Inggris memberi ultimatum kepada Apple dan Google untuk memblokir konten telanjang pada perangkat anak-anak. Perusahaan diberi waktu tiga bulan.
KAI menyiapkan 1,17 juta kursi selama libur sekolah 2026. Program diskon tiket kereta ekonomi 30% telah mendorong penjualan lebih dari 86 ribu tiket.
Kebocoran amonia di sebuah pabrik di Kalasan mencemari saluran irigasi dengan kadar di atas baku mutu. Ikan, katak, dan kepiting sawah dilaporkan mati.
PBSI menarik Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dari Australia Open 2026. Alasan resmi masih menunggu penjelasan pelatih.