Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (JIBI/Solopos/Antara/Aditya Pradana Putra)
UIN kampanyekan Islam moderat.
Harianjogja.com, SLEMAN-- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengajak mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Jogja untuk mendukung program pemerintah.
Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan seminar Bela Negara dan Kebangkitan Bangsa serta bedah buku Negara Khilafah versus Negara Kesatuan yang dihelat oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) UIN Sunan Kalijaga di Gedung Prof. R.H.A. Soenarjo Kampus UIN, Selasa (31/10/2017) lalu.
Dalam kesempatan itu Tjahyo mengatakan, Indonesia masih memiliki lima permasalahan besar, mulai dari sandang, pangan dan papan, kesenjangan masyarakat, narkoba, korupsi dan radikalisme. Ia mengklaim, pemerintah telah membangun konsep presidensil yang efektif melalui berbagai programnya di tengah masyarakat.
Pemerintah, kata dia, juga berkomitmen melahirkan kebijakan terbaik untuk seluruh masyarakat serta menjaga stabilitas semua bidang. Keseriusan Pemerintah ini adalah wujud bela negara, demi tetap tegaknya NKRI.
"Oleh karena itu kami juga minta mahasiswa juga mengimplementasikan wujud bela negara sesuai porsi masing-masing. Dengan belajar giat dan melakukan kegiatan positif, serta mendukung pemerintah untuk berbuat yang terbaik untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Indonesia," ungkapnya, dalam rilis yang yang disampaikan Kamis (2/11/2017).
Rektor UIN Sunan Kalijaga Prof. Yudian Wahyudi mendukung semua program pemerintah. Salah satunya melalui syiar Islam moderat yang sangat mendukung nasionalisme Indonesia. Menurutnya nsionalisme adalah mukjizat, karena bisa menyatukan semua unsur yang keci-kecil menjadi NKRI dengan dipelopori oleh sumpah pemuda. "Ini patut disyukuri oleh generasi sekarang. Wujud syukur itu dengan belajar keras dan berbuat terbaik untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,"ungkap dia.
Ketua DEMA UIN Sunan Kalijaga, Arta Wijaya menilai adanya indikasi kemerosotan persatuan Indonesia. Indikatornya, kata dia, masih banyak isu perpecahan terjadi, dari konflik agama, etnis, budaya. Kenyataan itu seringkali membuat pemuda bingung. Bahkan kebingungan tersebut terlihat dari kurang ikut sertanya pemuda berkontribusi dengan melakukan program-program kegiatan positif. Ia mendorong generasi muda untuk memperkokoh persatuan dan menjaga NKRI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Terlalu banyak minum teh dapat memicu sejumlah keluhan. Simak 13 dampaknya, dari gangguan tidur hingga penyerapan zat besi.
1 Oktober 2026 memperingati sejumlah hari penting, dari Hari Kesaktian Pancasila, Hari Kopi Internasional, hingga Hari Lansia Internasional.
Prakiraan cuaca Jogja Kamis 1 Oktober 2026 mayoritas berawan. Cek suhu, kelembapan, dan kondisi cuaca tiap kecamatan.
BPBD DIY memperpanjang siaga darurat kekeringan hingga akhir November 2026 dan mengusulkan pembangunan sumur bor ke BNPB.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.