Makam Kyai Langgeng Direvitalisasi, Magelang Kembangkan Wisata Religi
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Hujan deras di depan Griya Harian Jogja, Jalan AM Sangaji, Jetis Jogja. (Nina Atmasari/JIBI/Harian Jogja)
Hujan diprediksi merata di seluruh wilayah DIY, Sabtu (11/11/2017)
Harianjogja.com, JOGJA- Hujan diprediksi merata di seluruh wilayah DIY, Sabtu (11/11/2017).
Hal ini seperti diinformasikan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Mlati, DIY.
Berdasarkan tinjauan citra satelit awan, potensi terbentuknya awan hujan di wilayah DIY cukup tinggi terutama pada siang dan sore hari.
Berdasarkan pada kondisi tersebut, maka hujan dengan intensitas sedang diprediksi melanda wilayah Kulonprogo, Sleman dan Jogja. Adapun wilayah Bantul dan Gunungkidul diprediksi hujan ringan.
Suhu udara berkisar 22-32 derajat celcius dan kelembaban udara 63-96%. Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 5-20 km per jam.
Perairan DIY juga diprediksi hujan ringan. Angin bertiiup dari tenggara sengan kecepatan 6-18 derajat dan tinggi gelombang laut 1,5-2 meter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang memulai revitalisasi Makam Kyai Langgeng untuk melestarikan sejarah sekaligus mengembangkan wisata religi di Kota Magelang.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.
DPRD Bantul mengingatkan pengelolaan KDMP perlu pengawasan, manajemen yang kuat, dan produk lokal agar tak mengulang persoalan KUD.