Petani Magelang Tingkatkan Nilai Sawi Lewat Keripik Kraukk
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
Universitas Ahmad Dahlan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas
Harianjogja.com, JOGJA- Universitas Ahmad Dahlan(UAD) terus berbenah untuk meningkatkan kualitas.
Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Kasiyarno, saat memberi sambutan pada pengajian syukuran di Masjid Islamic Center Kampus 4, Selasa (14/11/2017). Ia mengatakan sudah sejak 2015 UAD mencita-citakan untuk memperoleh akreditasi A.
Selama ini kendala utama yang dihadapi terkait sumbet daya manusia (SDM). Selain itu, kendala lain adalah masih minimnya akreditasi A program studi yang ada.
"Dulu akreditasi A program studi masih sedikit. Sampai 2017 ini satu per satu mendapat A. Total sekarang sekitar 13 yang sudah terakreditasi A," katanya.
Pencapaian akreditasi A yang didapat memicu UAD untuk terus berbenah. Salah satunya perbaikan SDM. Dalam kurun waktu 4 tahun sebelum reakreditasi di tahun 2021, UAD mencanangkan program 100 doktor dan penambahan guru besar.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas UAD untuk bersaing di kancah lokal maupun internasional.
Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), UAD juga akan mengembangkan badan usaha, khususnya di ranah pariwisata. Menurut Kasiyarno, langkah yang diambil UAD ini untuk mendukung kemajuan pariwisata di Yogyakarta.
Sementara, pendamping Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) UAD, Prof. Achmad Nurmandi dari Majlis Litbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menyarankan agar UAD berlari lebih kencang.
Pimpinan dan dosen juga harus terus belajar. Ia berpesan UAD membenahi standar mutu internasionalnya dan meningkatkan kualitas agar diakui secara internasional.
Di sisi lain, Ketua PP Muhammadiyah, Haedar Nashir mengharapkan UAD memiliki komitmen untuk mencerdaskan kehidupan umat, bangsa dan negara, serta sebagai motor penggerak Muhammadiyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sawi sempat anjlok hingga Rp500 per kg. KWT Sehati Magelang mengolahnya menjadi keripik Kraukk! bernilai jual lebih tinggi.
BGN menguji coba MBG prasmanan di dua sekolah DIY dengan 106 siswa. Kepuasan siswa dan guru mencapai 5/5, sisa makanan 3,3 kg.
Veda Ega Pratama punya rekam jejak kuat di Mandalika. Simak modal dan tantangan pembalap Honda Team Asia di Moto3 Indonesia 2026.
DPR RI resmi mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan menjadi UU pada 6 Oktober 2026 setelah pembahasan sejak 14 September.
Unisa Jogja menggelar Unisa Festdengan konsep eko-green. Sampah botol plastik dikelola untuk mendukung beasiswa mahasiswa
Schneider Electric mengakuisisi PTC senilai Rp404 triliun untuk memperkuat bisnis software dan infrastruktur data center AI.