Kereta Api Kian Diminati, 8,5 Juta Penumpang Terangkut Sepanjang 2017

09 Januari 2018 08:20 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :

Animo masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi kereta api kian meningkat setiap tahunnya

 
Harianjogja.com, JOGJA-Animo masyarakat dalam menggunakan jasa transportasi kereta api kian meningkat setiap tahunnya. Data sementara dari PT Kereta Api Daop 6 Jogja menunjukkan total jumlah penumpang yang diangkut transportasi ini sepanjang 2017 mencapai lebih dari 8,5 juta penumpang.

"Animo pengguna jasa transportasi kereta api ini semakin meningkat. Mulai menyadari kereta api moda transportasi yang nyaman, aman dan tepat waktu dibandingkan transportasi di jalan raya," ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6, Eko Budiyanto kepada Harianjogja.com, Senin (8/1/2018).

Eko memaparkan selain pelayanan yang ditawarkan semakin memberikan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan, fasilitas stasiun juga terus ditingkatkan. Tak heran jika permintaan atau demand dari moda transportasi ini terus meningkat.

Lebih lanjut Eko memaparkan, pemesanan tiket juga semakin mudah diakses oleh calon penumpang. Kendati demikian, dia tak memungkiri jika permintaan akan tiket kereta api semakin tinggi.

"Maka dari itu, ke depan kami juga akan terus berinovasi untuk menambah armada-armada untuk dioperasikan melayani masyarakat," imbuh Eko.

Berdasarkan data sementara, PT KAI Daop 6 menargetkan penumpang yang diangkut selama 2017 mencapai sekitar 7,7 juta penumpang. Sedangkan realisasi penumpang kereta api pada 2017 mencapai lebih dari 8,5 juta penumpang. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan 2016 yang hanya tercapai sekitar 7,1 juta penumpang.

Eko menambahkan pada 2017 jumlah kereta api tambahan yang dioperasikan lebih banyak, sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan penumpang yang diangkut. Jika tahun sebelumnya kereta tambahan hanya empat kereta rangkaian yang disediakan, pada 2017 lebih banyak yakni enam rangkaian kereta api tambahan.

"Pada 2017, kami memberikan banyak pilihan kereta dari berbagai kelas untuk masyarakat. Bahkan kami juga menghadirkan kereta api prioritas yang hanya berkapasitas 23 penumpang per gerbong dengan harga tiket hingga Rp900.000, tetapi tetap laris terjual," jelas Eko.