Operasional Jip Lava Tour Nahas Terancam Dicabut

09 Januari 2018 10:40 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Dispar-Asosiasi sepakat tindak tegas pelanggar.

Harianjogja.com, SLEMAN--Meninggalnya penumpang jip lava tour Merapi akibat kecelakaan pada Minggu (7/1/2018) membulatkan tekad seluruh pihak untuk menindak tegas pelanggar.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman Sudarningsih mengatakan lembaganya dan Asosiasi Jeep Lavatour Merapi sepakat untuk mendindak tegas pelanggaran terkait keselamatan operasional jip lava tour.

Sanksi paling berat berupa penghentian operasional jip yang melanggar kesepakatan asosiasi. "Kami sepakat dengan asosiasi untuk memberikan punisment [sanksi] kepada pengelola yang melanggar aturan," katanya kepada Harianjogja.com, Senin (8/1/2018).

http://m.solopos.com/?p=882812">Baca juga : Jeep Lava Tour Merapi Menambrak Bus, Satu Korban Kritis

Ningsih mengaku bertemu langsung dengan asosiasi jip, pascameninggalnya korban kecelakaan jip lava tour pada Senin. Pihaknya juga akan mengumpulkan asosiasi untuk menyikapi persoalan tersebut bersama bupati. Dispar juga meminta agar asosiasi lebih selektif lagi untuk menyeleksi driver. "Saat bertemu tadi [Senin] mereka berjanji akan memperbaiki layanannya," ujarnya.

http://m.solopos.com/?p=882905">Baca juga : Korban Kecelakaan Jeep Lava Tour Meninggal Dunia