Gelombang Panas Prancis Tewaskan 2.025 Orang, Eropa Siaga
Gelombang panas ekstrem di Prancis tewaskan 2.025 orang. Suhu tinggi melanda Eropa dan picu lonjakan angka kematian.
Ketika melintas di atas jembatan, saksi mendengar teriakan
Harianjogja.com, BANTUL-Telah terjadi pembuangan seorang wanita di Sungai Opak dari atas Jembatan Kretek, Bantul, Senin (29/1/2018).
Menurut keterangan Pelda Jumakir dan Sertu Sadono dari Koramil Kretek, korban S merupakan Mahasiswi UNS dan warga Klaten, Jawa Tengah. Adapun saksi dari kejadian tersebut Sumber Widodo dan Wisni yang merupakan warga Tirtosari, Kretek, Bantul.
"Kronologinya, kedua saksi mengendarai sepeda motor dari arah selatan. Sesampainya di tengah jembatan, mereka mendengar suara minta tolong. Setelah dicari, ternyata berasal dari bawah jembatan," papar dia, Senin (29/1/2018).
Kedua saksi kemudian mendatangi Koramil 13/Kretek. Petugas langsung menuju lokasi dan menghubungi Polsek Kretek dan Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 3 Parangtritis. Korban ditolong menggunakan pelampung dan perahu dayung sehingga korban dapat diselamatkan.
Oleh Polsek Kretek, korban dilarikan ke Puskesmas Kretek untuk mendapatkan penanganan medis. "Kasus ini masih ditangani Polsek Kretek," papar dia.
Adapun penolong dalam kejadian ini yakni Winda Putra warga Parangtritis, Kretek, Bantul dan Candra Purna Setiaka warga Donotirto, Kretek, Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas ekstrem di Prancis tewaskan 2.025 orang. Suhu tinggi melanda Eropa dan picu lonjakan angka kematian.
Polda Lampung gagalkan peredaran 5 kg sabu dan ekstasi di Bakauheni. Empat tersangka diamankan, termasuk oknum aparat.
Pascal Wehrlein menang di Formula E Shanghai 2026. Kemenangan ke-10 musim ini, kukuhkan dominasi dan peluang juara dunia.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari, satu selamat di kereta, satu meninggal di selokan. Polisi lakukan penyelidikan.
Pemerintah susun Perpres perlindungan nakes usai kasus dr Icha, soroti intimidasi dan lemahnya sistem keamanan.
Usaha pigura di Sleman tertekan kenaikan harga kaca dan kayu, sementara penjualan turun hingga 50 persen akibat melemahnya daya beli.