Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Banyaknya wisatawan belum berdampak ke masyarakat.
Harianjogja.com, JOGJA--Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Jogja ternyata belum berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga. Bahkan Kecamatan Kraton dan Kotagede yang paling banyak terdapat objek wisata justru kemanfaatannya tidak dinikmati oleh warga sekitar.
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja, Edy Muhammad mengatakan berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) terkait Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dari semua sektor per kecamatan pada 2016 lalu, terdapat lima kecamatan terendah, yakni Kecamatan Kotagede, Ngampilan, Pakualaman, Kraton, dan Tegalrejo.
PDRB yang dihitung terkait efek dari perdagangan dan jasa, seperti objek wisata, transportasi, hotel dan restoran. Edy meminta pemangku kepentingan di kecamatan yang PDRB-nya rendah tersebut untuk segera melakukan pemetaan penyebab yang paling dominan.
“Bisa jadi yang membuka usaha di sana warga dari luar wilayah atau bisa jadi lapangan pekerjaan yang tersedia bukan dari warga sekitar yang diberdayakan,” kata Edy, acara konsultasi publik rencana pembangunan daerah Kota Jogja 2019 di Balai Kota Jogja, Selasa (6/2/2018).
Acara tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Aman Yuriadijaya, Ketua DPRD Kota Jogja Sujanarko, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Jogja, dan para pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).
Dari lima kecamatan yang terendah PDRB-nya, Edy menyoroti Kecamatan Kraton dan Kotagede. Menurut dia, kedua kecamatan itu selama ini yang menjadi daya tarik wisatawan sekaligus menjadi ciri khas Jogja dari objek wisatanya. Namun ternyata berbanding terbalik dengan kondisi perekonomian masyarakatnya. Maka perlu ada upaya-upaya inovasi untuk meningkatkan perekonomian warga.
Upaya yang bisa dilakukan, kata dia, salah satunya dengan memanfaatkan rumah-rumah yang memiliki nilai cagar budaya bisa dimanfaatkan sebagai lokasi penginapan atau homestay bagi para wisatawan, asalkan tidak mengubah bentuk bangunannya. “Ini perlu dicermati pemangku kepentingan di wilayah agar warganya ikut menikmati [ramainya kunjungan wisatawan],” ujar Edy.
Edy mengungkapkan, data kunjungan wisatawan ke Jogja per 2016 lalu tercatat ada sekitar 5,5 juta dengan kunjungan rata-rata sekitar 100.000 wisatawan. Ia berharap masing-masing kecamatan memanfaatkan banyaknya kunjungan wisatawan tersebut.
Sementara itu , Edy menambahkan kecamatan tertinggi PDRB-nya adalah Kecamatan Gondomanan, Danurejan, dan Gondokusuman. Ketiga kecamatan tersebut berada di lokasi perdagangan dan jasa, di antaranya hotel, kuliner, dan objek wisata. Ketiga kecamatan itu sudah dianggap mampu meningkatkan perekonomian warganya.
Camat Kotagede, Nur Hidayat mengakui wisatawan yang berkunjung ke wilayahnya belum berdampak signifikan kepada warga. menurut dia, wisatawan yang berkunjung ke Kotagede sebagian besar adalah peziarah sehingga efek ekonominya tidak terlalu besar. Untuk mengembangkan wisata di Kotagede, kata dia, terkendala infrastruktur jalan yang sempit dan tidak adanya lahan parkir yang cukup luas. “Kedepan memang harus ada perbaikan infrastruktur pendukung wisata.” Kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Bank Indonesia membuka rekrutmen PCPM Angkatan 41 tahun 2026. Simak 21 jurusan yang dibutuhkan, syarat, jadwal, dan cara pendaftarannya.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp481 juta untuk mendukung Pilkades 2026 di 14 desa. Dana digunakan untuk kebutuhan penyelenggaraan pemilihan.
Persib Bandung kembali kena sanksi larangan registrasi pemain FIFA selama 3 periode terkait kasus mantan pelatih Robert Alberts. Manajemen janji selesaikan.
The Odyssey resmi jadi film terlaris Christopher Nolan dengan Rp19,6 triliun. Kalahkan Dark Knight Rises, pecahkan rekor IMAX, dan siap tayang di China
Jeff Bezos dan Eduardo Saverin selangkah lagi membeli 30% saham Liverpool senilai £4,4 miliar. Konsorsium Amit Bhatia ini akan jadi investasi terbesar di sepak