Advertisement
RAZIA SLEMAN : Tak Bawa KTP, Puluhan Orang Didenda
Advertisement
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melakukan operasi yustisi
Harianjogja.com, SLEMAN—Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melakukan operasi yustisi atau razia kartu tanda penduduk (KTP) terhadap pengguna jalan yang melintas di depan Kantor Kecamatan Depok. Setidaknya ada puluhan warga yang terjaring razia karena tidak membawa KTP.
Advertisement
Ratusan pengguna jalan dihentikan Satpol PP di halaman Kantor Keamatan Depok Rabu (14/2/2018) pagi. Mereka dihentikan karena Satpol PP sedang melakukan operasi yustisi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7/2009 tentang Penyelenggaraan Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil.
Kepala Seksi Binmas Penegakan Perundang-Undangan, Satpol PP Sleman, Sutriyanto mengatakan dalam operasi yang dilakukan selama satu jam terdapat ratusan kendaraan yang melintas. “Tercatat dari ratusan pengendara yang melintas ada sekitar 70 orang yang tidak membawa KTP,” kata dia Rabu kemarin.
Bagi warga yang terjaring razia, mereka langsung dilakukan sidang di tempat. Sehingga selain petugas Satpol PP yang melakukan penindakan, hadir juga petugas dari Kejaksaan Negeri Sleman, Pengadilan Negeri Sleman, Kepolisian, dan Disdukcapil Sleman.
"Ini sifatnya nasional, langsung sidang. cepat dan sederhana. Denda antara Rp10.000- Rp20.000. untuk pembinaan supaya ingat bahwa besok harus bawa KTP," jelasnya.
Diharapkan dengan penindakan dan juga sidang di tempat bagi warga yang melanggar akan dapat meningkatkan kesadaran untuk melengkapi identitas. Selian itu razia juga dimaksudkan untuk melakukan pembinaan. “Misal ada masalah di jalan atau kecelakaan tentu akan lebih mudah karena memilki KTP," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Empat WNA Tewas, Nakhoda dan ABK Kapal Labuan Bajo Jadi Tersangka
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KUHAP Baru Berlaku, Satpol PP Bantul Masih Tunggu Aturan Teknis
- Mobil Terbakar di Condongcatur, Diduga Akibat Selang BBM Bocor
- Warga Wukirsari Minta Talut Sungai Celeng Segera Diperbaiki
- Pilihan Lurah Serentak di Gunungkidul Digelar September 2026
- Bakar Sarang Tawon, Rumah Kosong di Bantul Ikut Terbakar
Advertisement
Advertisement




