Proyek Balai Desa Baleharjo Berbau Korupsi

19 Februari 2018 18:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Kejari endus penyimpangan pembangunan Balai Desa Baleharjo.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kejaksaan Negeri Gunungkidul sedang melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Balai Desa Baleharjo, Wonosari.

Kepala Seksi Pidana Khusus, Kejari Gunungkidul Sihid Inugraha (Sebelumnya tertulis Isnugraha) mengatakan, penanganan kasus paling terkini adalah dugaan penyelewengan pembangunan Balai Desa Baleharjo. Menurut dia, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait dengan kasus tersebut.

“Masih dalam proses dan saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” kata Sihid kepada Harianjogja.com, Senin (19/2/2018).

Menurut dia, untuk penanganan masih sebatas penyelidikan dengan melengkapi berkas-berkas. Selain itu, untuk pengungkapan kejari juga akan memeriksa sejumlah saksi. “Masih akan terus dalami dugaan penyimpangan tersebut,” katanya.

Menurut dia, selain melakukan penyelidikan dugaan penyimpangan pembangunan Balai Desa Baleharjo, kejari juga menangani sejumlah kasus korupsi yang lain. Untuk kasus yang sedang berproses, Sihid mengaku sedang menangani kasus dugaan korupsi di Desa Banjarejo, Tanjungsari.

Terpisah, Pejabat Sementara Kepala Desa Baleharjo Endar Susanto membenarkan adanya penyelidikan terkait dengan dugaan penyelewengan pembangunan Balai Desa Baleharjo. Kendati demikian, ia mengaku tidak tahu perkembangan dari penyelidikan tersebut. “Untuk lebih lanjut perkembangannya ke kejari karena mereka yang menangani,” kata Endar saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon kemarin.

Menurut dia, tim dari kejari sudah mendatangi balai desa untuk melakukan klarifikasi. Dalam proses itu, tim juga membawa sejumlah berkas sebagai bukti untuk melengkapi penyelidikan. “Semua kami serahkan ke kejari. Yang jelas, penyelidikan tersebut tidak menganggu jalannya pemerintahan desa,” ungkapnya.