Anak Diduga Bunuh Ayah di Boyolali Jalani Observasi Kejiwaan
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Mayat dievakuasi sekitar pukul 09.00 WIB
Harianjogja.com, KULONPROGO-Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga mengambang di Bendungan Sapon, Sidorejo, Kulonprogo, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 08.00 WIB.
Staf Humas PMI Kulonprogo Wisnu Rangga mengungkapkan, penemuan berawal dari laporan warga yang curiga dengan sebuah benda mengambang di Sungai Progo. Wisnu mengatakan, mayat tersebut telah diketahui mengambang sejak pukul 02.00 WIB oleh pemancing di wilayah Tuksono, Sentolo.
Namun, karena kurang penerangan dan alat yang digunakan kurang memadai, mayat tersebut telanjur mengilang terbawa arus. "Tim gabungan telah bergerak menyisir sungai dan baru ditemukan pagi ini," jelasnya.
Upaya evakuasi oleh tim gabungan itu berlangsung cukup lama karena posisi mayat yang berada di dalam arus bendungan. "Mayat baru bisa diangkat hampir pukul 09.00 WIB," jelasnya.
Ia mengatakan, semula mayat tersebut memakai pakaian bermotif kotak-kotak. Namun, saat diangkat pakaian yang melekat hanyut. "Hanya meninggalkan jam tangan digital di tangan," ujar dia.
Saat ini mayat disimpan di ruang mayat Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Polisi masih melakukan pencocokan data dengan keterangan orang hilang atau kejadian lainnya untuk mengungkap identitas mayat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Telkom membukukan pendapatan Rp113,5 triliun hingga September 2026, tumbuh 3,5% secara tahunan, didukung pertumbuhan bisnis data dan infrastruktur digital.
Realisasi pembangunan fisik Bantul baru 69,40% hingga Triwulan III 2026. DPRD meminta Pemkab mempercepat proyek infrastruktur, terutama perbaikan jalan.
BMKG tidak mendeteksi hujan saat bongkahan es merusak rumah di Pandak, Bantul. Asal-usul fenomena tersebut masih perlu dianalisis lebih lanjut.
Nelayan Gunungkidul mulai menangkap gurita. Sekali melaut, hasil tangkapan bisa mencapai 15 kilogram dengan harga hingga Rp100.000 per kilogram.
PSIM Jogja menang 2-1 atas Borneo FC tanpa Ze Valente. Caretaker Guntur Cahyo Utomo menegaskan kekuatan tim terletak pada kolektivitas pemain.