Tanah Amblas di Gunungkidul Mencapai 24 Titik, Apa Tindakan Pemerintah?

21 Februari 2018 06:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Kejadian tanah ambles di Gunungkidul, dinilai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul fenomena yang rasional

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kejadian tanah ambles di Gunungkidul, dinilai oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul fenomena yang rasional. Meski begitu hal tersebut menjadi perhatian Pemkab.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=892411">Sinkhole Berpotensi Terjadi di Gunungkidul Tengah dan Selatan, Ini Cara Mengantisipasi

Wakil Bupati, Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengatakan kejadian tersebut sudah ditindaklanjuti. "Akan dilakukan kajian geologis terkait kejadian tersebut. Sesungguhnya begini, Gunungkidul kehebatan sekaligus kemisteriusan dibawah tanah sana masih ada sungai, jadi ya rasional kalau ada tanah ambles," ujarnya, Senin (19/2/2018).

Meski begitu, bagaimana cara untuk tidak merugikan masyarakat kejadian tersebut sedang dipikirkan dan akan dikaji oleh para ahli. "Kami kaji bagaimana meminimalkan kerugian dari warga," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Gunungkidul, Edy Basuki, mengatakan saat ini masyarakat yang terpenting selalu waspada, karena hujan masih sering terjadi, dan biasanya amblasan tersebut karena genangan-genangan air.

Beberapa waktu yang lalu juga sudah dilakukan kajian oleh ahli yang datang langsung ke dua lokasi tanah ambles yaitu di Dusun Serpeng, Pacarejo, Semanu, dan di Dusun Pringluang, Bedoyo, Ponjong.

"Belum dapat kabar lagi hasilnya bagaimana Badan Geologi terkait permasalahan tanah ambles ini, masih kita tunggu bagaimana nanti tindakan yang harus diambil," ujarnya.

Saat ini menurut data catatan BPBD Gunungkidul, setidaknya ada 24 amblasan di beberapa wilayah di Gunungkidul, dengan amblasan yang bervariasi ada yang kecil dan juga ada yang besar.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Gunungkidul, Suharno juga berharap Pemkab untuk menindaklanjuti permasalahan tanah ambles tersebut. "Pemerintah harus hadir mengundang pakar ahli untuk melakukan kajian kondisi Gunungkidul," katanya.

Dia juga mengharapkan warga lebih berhati-hati melihat kondisi alam di Gunungkidul banyak sungai bawah tanah, yang disinyalir menyebabkan amblesan tersebut.