KERACUNAN GUNUNGKIDUL : 3 Korban Keracunan Makanan Hajatan Masih Dirawat di RS

24 Februari 2018 11:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Warga Playen yang menjadi korban keracunan nasi hajatan kiriman dari saudaranya di Imogiri, Bantul yang terjadi Kamis (22/2/2018), sudah berangsur membaik

 
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Warga Playen yang menjadi korban keracunan nasi hajatan kiriman dari saudaranya di Imogiri, Bantul yang terjadi Kamis (22/2/2018), sudah berangsur membaik.

Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=896755">KERACUNAN GUNUNGKIDUL : Santap Nasi Hajatan Tujuh Warga Playen Keracunan

Dokter Puskesmas Playen 1 yang menangani kasus keracunan tersebut, Hartoyo mengatakan rasa sakit yang dirasakan pasiennya dinilai sudah berangsur menurun, dibandingkan waktu pertama kali masuk.

"Sudah berangsur membaik semua. Enam orang yang masuk diawal, dan kemarin tiga orang lagi jadinya menjalani rawat inap, namun saat ini sudah berangsur membaik," ujarnya Jumat (23/2/2018).

Dia mengatakan kemungkinan satu atau dua hari kedepan pasien sudah kembali sehat. Untuk sementara dia mengatakan, untuk pasien disarankan tidak memakan makanan yang terlalu merangsang, seperti terlalu pedas, terlalu asam.

Salah satu korban keracunan, Siti Wahidatun,37, mengatakan sudah semakin membaik yang dirasakannya. "Sudah semakin membaik, kemarin sempat pusing, panas, muntah," ujarnya.

Dia juga mengatakan tidak merasa curiga saat makan nasi tersebut. Siti mengatakan mulai makan nasi tersebut Rabu (21/2/2018) sore, dan baru merasa badannya tidak enak, Kamis (22/2/2018) pagi, setelah bangun tidur.

Korban keracunan yang lain Marjinem,76, juga mengatakan kondisinya sudah semakin membaik. "Kemarin kan saya mulai masuk puskesmas sama yang dua terakhir, sore baru berasa sakit kemarin Kamis. Tapi sekarang sudah semakin membaik," ujarnya.

Adapun pasien yang masih menjalani rawat inap di Puskesmas Playen 1 yaitu Siti Wahidatun,37, Khamdani,37, Setyo Budi Wibowo,27 Subhan Khoirul,14, Maratu Sholehah,29, yang kelima orang tersebut warga Ngawu, Playen, dan tiga orang lagi warga Getas, Playen yaitu Jumarti,50, Nur Hasanah,35,  Nur afandi,12,  Marjinem,76.