Viral Anak Ayam Jadi Suvenir Pernikahan Rangga dan Nunu Tuai Kritik Warganet
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tidak latah melakukan pendataan atau melarang mahasiswi bercadar
Harianjogja.com, SLEMAN - Dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tidak latah melakukan pendataan atau melarang mahasiswi bercadar.
Baca juga : http://m.harianjogja.com/?p=900146">Kampus UIN Ancam Keluarkan Mahasiswi Bercadar
Kedua kampus ini tetap memberikan kebebasan kepada semua mahasiswa untuk bercadar sebagai bentuk keterbukaan terhadap semua kelompok masyarakat.
Rektor UGM Prof Panut Mulyono menyatakan, pihaknya belum memiliki rencana untuk mendata atau bahkan melarang mahasiswi bercadar di lingkungan kampus seperti yang dilakukan UIN Sunan Kalijaga. Ia memastikan tidak ada peraturan yang melarang bagi mahasiswa UGM untuk menggunakan cadar saat perkuliahan.
Ia mengakui ada beberapa mahasiswi UGM yang mengenakan cadar meski jumlahnya tidak banyak. Pihaknya belum merencanakan melakukan pendataan mahasiswi bercadar di lingkungan UGM.
"Satu dua itu ada, saya sekedar pernah melihat saja, kalau pertemuan langsung dengan saya yang bercadar itu belum pernah. Cuma kalau di lingkungan UGM itu mengenakan [cadar] itu pasti ada," terangnya kepada Harianjogja.com, Selasa (6/3/2018).
Keberadaan mahasiswi bercadar itu, lanjut Rektor, tetap dibiarkan seperti mahasiswa pada umumnya. Karena UGM terbuka bagi seluruh elemen masyarakat. Prinsipnya mahasiswa tersebut dapat mengikuti proses perkuliahan dan kegiatan akademik lainnya dengan lancar.
"Tetapi selama ini [menjabat sebagai Rektor] kok belum pernah rasanya menandatangani yang itu, dengan foto wajah bercadar, rasanya saya belum pernah ingat menanadatangani. Padahal kalau tandatangan selalu saja lihat fotonya, kok belum pernah ada yang bercadar. Belum ada yang lulus barangkali," ungkap dia.
Terpisah Rektor UNY Prod Sutrisna Wibawa menyatakan, tidak akan melakukan pendataan maupun pembinaan terhadap mahasiswi bercadar. Senada dengan Panut, ia juga menyampaikan jumlah mahasiswi bercadar di UNY relatif sedikit. Selain itu tidak terkait dengan ormas maupun aliran tertentu.
"Alhamdulillah, UNY tidak ada masalah dengan mahasiswa yang menggunakan cadar, tidak ada hal-hal tertentu. Sebagai PTN, UNY beragam dan tidak membedakan kelompok atau latar belakang," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Suvenir pernikahan Rangga dan Nunu berupa anak ayam hidup dalam kotak mika menuai kritik warganet karena dinilai tak layak.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.