Advertisement
Nama Sekda Sleman Dicatut untuk Penipuan
Advertisement
Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat terjadi di Kabupaten Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Modus penipuan dengan mencatut nama pejabat terjadi di Kabupaten Sleman. Tak tanggung-tanggung, nama pejabat yang dicatut adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman, Sumadi.
Advertisement
Penipuan dilakukan melalui pesan singkat yang dikirim dari nomor 081356121391. Pengirim pesan singkat tersebut mengaku bahwa dirinya adalah operator PAUDNI dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman dengan nama Efandi Ahmad. Kemudian pesan tersebut dikirimkan kepada Kepala TK ABA Kusumajati, Siti Nur Fajaryati.
Menurut Siti, pengirim pesan tersebut mengatakan bahwa dirinya mendapat rekomendasi dari Sekda Sleman untuk meminta Siti menghubungi Sumadi, selaku Sekda Sleman. Dalam pesan tersebut, Siti diminta untuk menghubungi nomor 085286491332. Nomor tersebut menurut pengirim pesan adalah nomor ponsel dari Sumadi.
“Tapi ternyata nomor ponsel Pak Sekda yang ditulis pada pesan singkat itu berbeda dengan nomor Pak Sekda yang asli,” kata dia, Kamis (8/3/2018).
Untuk memastikan kebenaran isi pesan singkat yang dikirimkan kepadanya pada Kamis pagi itu, Siti mencoba bertanya kepada teman-temannya. Dan berdasarkan obrolan dari teman-temannya itu, dia akhirnya mengetahui bahwa pesan itu hanyalah modus penipuan belaka.
Sementara itu, Sekda, Sumadi dengan tegas menyangkal adanya pesan singkat yang mencatut namanya itu. Dia mengatakan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi apapun yang ditunjukkan kepada pihak yayasan TK ABA Kusumajati.
Untuk itu dia mengimbau agar semua pihak berhati-hati dalam menanggapi isi pesan singkat yang mencatut nama pejabat. “Untuk Kepala OPD [Organisasi Perangkat Daerah], Camat dan seterusnya, supaya berhati-hati. Dicek dulu kebenarannya,” kata Sumadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji, Ada Dugaan Aliran Uang dari Maktour ke Pejabat
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Polemik Retribusi Parangtritis, Pemkab Bantul Berencana Pindah TPR
- HUT ke-80 Sultan HB X, 10.000 Pamong se-DIY Bakal Kirab Hasil Bumi
- Sempat Viral Putus Sekolah Rawat Orang Tua, Fendi Kembali ke Kelas
Advertisement
Advertisement



