Camat Bakal Turun Tangan Atas Konflik Kadus Depok

10 Maret 2018 05:40 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Pemerintah kecamatan akan mengadakan pertemuan dengan warga.

Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kecamatan Gamping akan turun tangan langsung dalam penyelesaian konflik yang melibatkan Kepala Dusun (Kadus) Depok, Desa Ambarketawang, Kecamatan Gamping.

Setelah adanya aksi demonstrasi warga yang menuntut Kadus Depok lengser dari jabatannya pada Kamis (8/3/2018) lalu. Pemerintah Kecamatan Gamping pun langsung turun tangan untuk menyelesaikan konflik tersebut. Camat Gamping, Abu Bakar berjanji akan segera mengadakan pertemuan untuk membahas tuntutan warga. “Besok malam Senin [Minggu, 11/3/2018] saya akan ke dusun untuk membahas ini,” kata dia, Jumat (9/3/2018).

Hal itu diungkapkannya setelah warga menuntut dan memberikan tenggat waktu sepekan terkait dengan kejelasan nasib Kadus Depok, Muhammad Haris Zulkarnain. Untuk itu dalam waktu sepekan ini pihaknya bersama dengan Kepala Desa Ambarketawang akan melakukan pendekatan persuasif menghadapi tuntutan warga.

Pasalnya pihaknya tidak memiliki wewenang untuk dapat langsung memenuhi tuntutan warga yang menghendaki Kadus Depok mundur. Sebab sesuai Perarturan Daerah No.16/2016 dan Peraturan Gubernur No. 17/2016, Kadus dapat diberhentikan jika melakukan kesalahan yang melanggar hukum, meninggal dunia, atau berhenti atas kehendak sendiri. Namun karena adanya tuntutan dari warga, maka harus dicari solusi yang sesuai dengan aturan.

"Saya tidak bisa [memberhentikan kadus] karena tidak ada alasan yang kuat. Ada kesempatan dalam satu pekan ini agar kadus melakukan pendekatan khusus [ke warga], atau mungkin [Kadus] bisa menanggapi permohonan permintaan mayarakat yaitu legowo mundur," kata dia.

http://m.harianjogja.com/?p=901136">Baca juga : Didemo Warga, Kadus Depok Mengaku Sering Ditolak Warga

Sebelumnya Ketua Forum Peduli Depok, Adi Triyanto mengatakan semenjak dilantik pada pertengahan 2017 hingga kini, Kadus tidak pernah menunjukkan kinerjanya. Sebagai bentuk protes, seluruh Ketua RT, RW, dan Kelompok pemuda mengundurkan diri. Hingga praktis dusun tersebut tidak memiliki kegiatan apapun.

"Enam bulan tidak ada inisiatif mengerakkan warga. Tidak pernah silaturahmi kepada sesepuh. Ini warga nagih janji kepada Pak Kades dan Pak Camat" kata dia.

http://m.harianjogja.com/?p=901102">Baca juga : Warga Depok Demo Tuntut Kadus Mundur

Untuk itu pihaknya meminta agar Kadus segera mengundurkan diri. Dan pihaknya pun memberikan waktu sepekan agar kadus mau mengundurkan diri.