Pro Kontra Rencana Pasar Beringharjo Buka Sampai Malam

15 Maret 2018 10:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Keinginan Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi agar Pasar Beringharjo buka sampai malam hari menuai pro kontra dari para pedagang

Harianjogja.com, JOGJA-Keinginan Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi agar Pasar Beringharjo buka sampai malam hari menuai pro kontra dari para pedagang.

Ketua Pagar Rahardjo atau Paguyuban Pasar Beringharjo, Ujun Junaedi mengatakan sampai saat ini belum ada penjajakan terkait wacana Beringharjo buka sampai malam.

Namun demikian, ia mengakui sudah banyak pedagang yang mengusulkan wacana tersebut segera direalisasikan, terutama para pedagang di Beringharjo bagian barat dan Beringharjo bagian tengah atau kawasan Metro Beringharjo.

Beringharjo bagian barat dan timur sebagian besar adalah konvensi dan pusat pakaian. Menurutnya, dengan bertambahkan aktifitas pasar sampai malam hari maka ada potensi penambahan penghasilan bagi para pedagang.

Pihaknya tidak memungkiri ada juga pedagang yang belum siap buka sampai malam dengan beberapa alasan, misalnya pedagang yang usianya sudah diatas 50an yang hanya cukup berjualan siang hari. Selain itu juga dari sisi keamanannya juga belum ada jaminan.

Karena itu Ujun meminta Pemerintah Kota Jogja tidak memaksakan semua pedagang buka sampai malam hari, "Harus ada sosialisasi dulu dan memetakan zona mana yang sudah siap," kata Ujun.

Ia juga meminta Pemerintah Kota Jogja menyiapkan berbagai sarana pendukung, di antaranya penambahan penerangan di beberapa toko dan selasar, menambah jumlah petugas pengamanan, serta menjaga kenyamanan baik pagi pedagang maupun pembeli.

Menurut dia, tidak hanya Beringharjo tengah dan barat yang banyak diburu wisatawan, namun Beringharjo bagian timur juga menjadi sasaran wisatawan malam karena lokasi itu merupakan pusat kerajinan, bahkan sudah ekspor sampai luar negeri.

"Prinsipnya pedagang sangat mendukung tapi perlu sosialisasi dulu," tandas Ujun.