34 Desa di Sragen Masuk Zona Rawan Kekeringan, BPBD Siapkan 500 Tangki
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
Jam keluar main bagi anak-anak dan remaja perlu diperhatikan
Harianjogja.com, JOGJA-Polresta Jogja meringkus 24 remaja yang berniat tawuran pada Kamis (15/3/2018) dini hari. Peran orang tua dan masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah hal itu terjadi.
Terkait dengan kejadian tersebut Kasubag Humas Polresta Jogja Akp Partuti Wijayanti mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya.
"Dimohon untuk orang tua atau wali untuk tetap memperhatikan pergaulan anak-anak mereka terutama yang rentang usia belasan hingga 25," katanya, Jumat (16/3/2018).
http://m.harianjogja.com/?p=903372">Baca juga : Berniat Tawuran, 24 Remaja Diringkus Polresta Jogja
Partuti menambahkan jam keluar main bagi anak-anak dan remaja perlu diperhatikan. Menurutnya banyak kejadian kriminal yang dilakukan para pelaku cilik tersebut dikarenakan bebasnya jam malam dari orang tua.
"Kalau sekedar mengerjakan tugas kan gak sampai malem, tapi kalau cuma nongkrong ya perlu diawasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sragen menetapkan siaga darurat kekeringan 2026. Sebanyak 34 desa rawan terdampak, BPBD menyiapkan 500 tangki air bersih.
Daftar mobil paling andal 2026 dirilis. Lexus kembali memimpin, sementara Volkswagen mencatat tingkat kerusakan tertinggi.
BPS DIY memasukkan usaha online dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk memetakan ekonomi digital yang berkembang pesat di Yogyakarta.
Penataan bantaran sungai di Bangunrejo, Tegalrejo, mulai menggerakkan UMKM dan kegiatan seni budaya sekaligus memperkuat ekonomi warga.
Said Iqbal mengungkap empat perusahaan terancam PHK massal akibat tekanan ekonomi global dan dampak perang Iran-AS-Israel.
Novel debut Kalis Mardiasih, Makamkan Ibu di Samping Ayah, mengangkat trauma antargenerasi, toxic parenting, dan rekonsiliasi keluarga.