DIY Akan Punya Jembatan 747,7 Meter

20 Maret 2018 16:55 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Jembatan Kretek Dua membentang sepanjang 747,7 meter, terdiri atas jembatan utama dan jembatan penghubung

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Pusat berencana membangun jembatan baru yang melintang di atas Sungai Opak, Bantul, tahun ini. Jembatan yang disebut sebagai Jembatan Kretek Dua ini diperkirakan memberikan manfaat besar bagi DIY.

Jembatan Kretek Dua membentang sepanjang 747,7 meter, terdiri atas jembatan utama dan jembatan penghubung. Panjang jembatan utama 132 meter. Bentang jembatan pendekat sisi barat 447,06 meter, sedangkan jembatan pendekat sisi timur 168,64 meter.

Jembatan Kretek Dua akan menyambungkan ruas jalan baru, yakni Samas-Kretek dan Kretek-Parangtritis. Kedua ruas jalan itu merupakan bagian dari Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS). Lokasi jembatan, kurang lebih berada di samping Dit Polair Polda DIY. Rencananya jembatan dibangun empat lajur dengan lebar sekitar 24 meter. Infrastruktur ini akan dibangun 2018 dan minimal selesai dalam waktu dua tahun.

Jembatan utama akan dibuat dengan desain cable stayed bridge, strukturnya menggunakan sistem kabel. Kabel ditarik dari struktur jalur jalan ke menara tunggal untuk diikat dan ditegangkan.

Ardiansyah, Koordinator Perencanaan PPK Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (Satker P2JN) DIY, mengatakan lembaganya masih berkoordinasi dengan Balai Besar Wilatah Sungai Serayu Opak (BBWSO) untuk menentukan struktur jembatan penghubung.

Menurut dia, pembangunan Jembatan Kretek Dua mengacu pada program jalan Pantai Selatan Jawa (Pansela). Nantinya, Pansela direncanakan membentang dari Banten sampai Blambangan, Jawa Timur. “Anggaran belum final,” ucap di melalui pesan pendek, Senin (19/3/2018).

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY Bambang Sugaib mengatakan panjang ruas jalan Samas-Kretek dan Kretek-Parangtritis sekitar 5 kilometer. Ruas jalan baru itu terhubung dengan jalan lama yakni Samas-Pandasimo.

“JJLS masih terputus karena ada sungai itu [Kali Opak] sehingga harus dibangun jembatan. Kalau pembebasan lahan di sana sudah selesai,” jelas Sugaeb.

Ia menyebut, keberadan Jembatan Kretek Dua akan memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi DIY.
“Lokasinya strategis karena menghubungkan objek wisata di Bantul, yakni kawasan wisata Parangtritis dan sekitarnya, ada Samas, Goa Cemara. Kalau itu tersambung, Insyaallah wisatawan akan meningkat drastis,” tutup Sugaeb.

Jika kelak selesai dibikin, Jembatan Kretek Dua akan menjadi satu dari 10 jembatan terpanjang di Indonesia. Saat ini, Jembatan Kretek (untuk membedakan dengan Jembatan Kretek Dua yang belum dibangun), sudah membentang di atas Sungai Opak, di utara JJLS.