Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Pemerintah Desa Trimulyo, Jetis menganggarkan hingga 80% Dana Desa 2018 untuk pembangunan fisik
Harianjogja.com, BANTUL-Pemerintah Desa Trimulyo, Jetis menganggarkan hingga 80% Dana Desa 2018 untuk pembangunan fisik. Program pemberdayaan masyarakat sendiri hanya mendapatkan sedikit dari anggaran pemerintah pusat itu.
Kepala Desa Trimulyo, Jauzan Sanusi mengatakan jika sebagain besar proyek infrastruktur itu berupa jalan desa. Nantinya, pembangunan akan dilakukan berupa cor blok. "Kebanyakan jalan yang masuk ke kampung itu," katanya kepada Harianjogja.com, Sabtu (24/3/2018).
Saat ini, kondisinya jalan tersebut masih belum merata dengan kualitas seadanya. Beberapa bahkan tambah parah kondisnya sehingga khawatir akan membahayakan pengguna jalan. Desa Trimulyo sendiri kini mendapatkan gelontoran dana itu sebesar Rp1,1 miliar.
Sedianya pemerintah desa akan mendapatkannya dalam tiga tahap berkisar Rp200 juta sampai Rp400juta tiap tahap. Pembangunan fisik dilakukan dengan dana hingga Rp800 jutaan.
Sisanya baru dialokasikan untuk kegiataan pemberdayaan masyarakat. Kepala Desa menjelaskan jika anggaran tahun ini relatif lebih sedikit dari tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.