Update Trans Jogja 2026: Rute Baru dan Tarif Terjangkau
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
Puan Maharani. (JIBI/Nicolous Irawan)
Harianjogja.com, JOGJA-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dan Wakapolri Komjen Syafruddin akan mengunjungi DIY hari ini, Selasa (3/4/2018). Selain berkunjung ke RS PKU Muhamadiyah Gamping dan Madrasah Muallimat Muhamadiyah, rombongan juga akan mengunjungi Pesantren Tahfidz Yatim de Muttaqien, Denokan, Maguwohajo, Depok Sleman.
Kunjungan kerja akan diakhiri di Stadion Mandala Krida Jogja untuk mengecek latihan para atlet panjat tebing Asian Games 2018. Beberapa pejabat di Kementerian PMK juga akan mendampingi rombongan selama di DIY seperti Wakil Ketua MPR Rokhmin Dahuri, Kapolda DIY, dan Gubernur DIY.
Humas dan Pemasaran RS PKU Muhammadiyah Gamping Hepy Setyo Dewanto mengatakan, selama di RS PKU Muhamadiyah Gamping Menko PMK akan mengunjungi sejumlah fasilitas yang ada di rumah sakit tersebut. Mulai unit hemodialisa, rawat inap hingga layanan jantung.
"Menteri juga akan meluncurkan pusat layanan jantung terpadu untuk peserta BPJS Kesehatan," katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (3/4/2018).
Di RS Muhamadiyah Gamping Menko PMK selain berinteraksi dengan pasien juga akan memberikan bingkisan khusus bagi pasien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rute Trans Jogja 2026 makin luas hingga pinggiran. Tarif tetap murah, jadi solusi transportasi hemat dan bebas macet di Jogja.
FWA 5G diprediksi menjadi mesin pertumbuhan baru internet rumah di Indonesia dengan kualitas mendekati FTTH dan menjangkau wilayah minim fiber.
Brajamusti siap mengawal kajian renovasi Stadion Mandala Krida jika anggaran uji tanah disetujui. DPRD DIY mengupayakan pergeseran anggaran MC-0.
Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Prabowo dalam Sarasehan Kebangsaan memperjelas arah pembangunan, ideologi, dan kemandirian ekonomi.
Festival Ketoprak Kulonprogo diikuti 12 kapanewon sebagai upaya melestarikan budaya di tengah efisiensi anggaran melalui Dana Keistimewaan DIY.
Menteri Wihaji meminta Tim Pendamping Keluarga memperkuat penanganan stunting di Sleman saat Harganas ke-33 melalui pendampingan langsung masyarakat.