Peluncuran iPhone 18 Pro Diwarnai Aksi Mogok 1.600 Karyawan Apple
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
Penyandang tunanetra mengerjakan soal ujian. /Solopos-Ardiansyah Indra Kumala
Harianjogja.com, JOGJA -- Disdikpora DIY terus meng-update jumlah siswa yang berhalangan mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Komputer (UNBK) SMK.
Berdasarkan identifikasi hingga Jumat (6/4/2018) sebanyak 11 siswa tidak dapat mengikuti UNBK SMK karena sakit, sehingga mereka dijadwalkan akan mengikuti UNBK susulan.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan daftar sementar siswa SMK yang tidak mengikuti UNBK tercatat ada sebelas siswa di seluruh DIY. Mereka yang absen saat UNBK akan dijadwalkan mengikuti UNBK susulan pada Selasa (17/4/2018) dan Rabu (18/4/2018) mendatang. Proses UNBK susulan digelar dalam dua sesi.
"Rekapitulasi sementara daftar anak yang akan mengikuti UNBK Susulan ada sebelas anak," katanya, Jumat (6/4/2018).
Berdasarkan data Disdikpora DIY jumlah siswa SMK yang terdaftar sebagai peserta UNBK ada 27.745 siswa dari 218 sekolah. Terdiri atas Kota Jogja 5.286 siswa, Bantul 5.573 siswa, Kulonprogo 3.608 siswa, Sleman ada 7.263 dan Gunungkidul tercatat 6.015 siswa. Sebanyak 208 SMK menggelar secara mandiri dan hanya 10 sekolah yang menumpang di sekolah lain di antaranya, di Bantul sebanyak enam SMK, Gunungkidul dan Kukonprogo masing-masing dua SMK.
Baskara Aji menambahkan dari daftar peserta itu memang tidak seluruh siswa mampu melaksanakan dengan berbagai alasan. Sebagian besar disebabkan karena sakit. Sekolah yang akan mengikuti UNBK susulan antara lain SMKN 2 Jogja ada dua siswa, SMKN 3 Jogja satu siswa, SMK Muhammadiyaj Kretek, SMK Muhammadiyah 1 Bantul, SMK Muhamadiyah 3 Wates, keempat sekolah itu masing-masing memiliki satu siswa yang akan mengikuti UNBK Susulan.
Kemudian SMKN 2 Depok ada dua siswa, serta SMK Muhammadiyah 1 Playen, SMK Maarif Semanu dan SMKN 1 Ngawen, Gunungkidul masing-masing satu siswa.
"Pelaksanaan UNBK Susulan akan dilaksanakan di satu sekolah dalam satu kabupaten, menyesuaikan kondisi peralatan komputer," ujarnya.
Kasi Perencanaan Pendidikan Bidang Perencanaan dan Standardisasi Pendidikan Disdikpora DIY Bahtiar Nurhidayat menambahkan jumlah itu kemungkinan bisa bertambah karena belum semua sekolah melaporkan.
Ia mengakui sejak pemberlakuan UNBK ini, proses pemantauan jumlah peserta didik lebih mudah dilakukan para proktor, sementara sistem pada proktor tidak melaporkan secara otomatis jumlah siswa tidak masuk kepada Disdikpora DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lebih dari 1.600 karyawan Apple Italia mogok kerja saat peluncuran iPhone 18 Pro. Serikat pekerja menuntut perbaikan kondisi kerja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Indonesia diproyeksikan mengalami 19.251 kematian tambahan akibat panas terkait super El Niño pada September 2026 hingga Februari 2027.
Dinkes DIY mencatat 18 kasus Influenza A hingga 23 September 2026. Namun, kasus ISPA di seluruh fasyankes DIY justru turun dalam empat pekan terakhir.
Roberto Mancini kembali menangani Italia. Sembilan pemain mendapat panggilan pertama saat Gli Azzurri memulai Nations League melawan Belgia.
Pasar kerja teknologi AS makin ketat. Pengangguran IT naik 3,8% dan 342.000 pekerjaan sektor informasi hilang sejak November 2022.