Kerawanan Pemilu di Jogja Tertinggi Kedua se-Nasional, Polda Siapkan Pasukan
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun melihat produk UMKM Sleman./ Harian Jogja- Meigitaria Sanita
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Pasar Lebaran 2018. Pasar ini sendiri mempromosikan dan memperkenalkan produk-produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman.
Pasar Lebaran yang digelar di halaman Disperindag resmi dibuka pada Senin (4/6/2018). Pasar yang digelar hingga Jumat (8/6/2018) ini buka mulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB. Dan di pasar tersebut turut memperkenalkan produk dari 60 UMKM.
Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani mengatakan dengan dikenalnya produk UMKM maka diharapkan masyarakat Sleman akan terus mempergunakan produk-produk lokal hasil usaha pelaku UMKM di wilayah Sleman. “Selain sebagai ajang promosi produk lokal, Pasar Lebaran juga bertujuan untuk membantu masyarakat Sleman dalam memenuhi berbagai kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri dengan harga yang terjangkau,” kata dia, Senin.
Dalam kegiatan yang bertemakan Aku Cinta Produk Sleman yang Kreatif dan Inovatif ini juga disediakan sembako murah bagi masyarakat umum antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, dan daging sapi. Guna menarik pengunjung untuk datang ke Pasar Lebaran, disediakan juga berbagai aneka kue kering, minuman, makanan siap saji, pakaian, batik, kerajinan, aksesoris dan akan ditampilkan aneka produk unggulan UMKM Sleman dengan harga murah.
Wakil Bupati sleman, Sri Muslimatun yang turut hadir sekaligus meresmikan secara simbolik Pasar Lebaran menyampaikan bahwa Pasar lebaran tersebut adalah upaya strategis untuk kembali merefresh keadaan UMKM di Sleman yang potensial.
“Keadaan UMKM di Sleman semakin lama semakin maju. Hal tersebut berkat kreativitas para pelaku usaha. Untuk itu, dukungan segenap pihak merupakan wujud apresiasi dan kepedulian terhadap UMKM di Sleman,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga Sri menghimbau kepada masyarakat dan PNS di lingkungan Pemkab Sleman untuk menjadikan produk Sleman sebagai prioritas utama dalam memilih produk kebutuhan menjelang Lebaran maupun kebutuhan sehari-hari.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati juga berkesempatan meluncurkan secara langsung Galeri Upakarti Sleman. Galeri itu merupakan fasilitas tempat promosi dan pemasaran yang disediakan oleh Pemkab Sleman bagi UMKM Sleman untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya.
UMKM Sleman yang memajang produknya di Galeri Upakarti Sleman sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis. Untuk dapat menitipkan produknya, UMKM Sleman harus mengikuti proses kurasi yang diadakan oleh tim kurator Disperindag untuk menilai kualitas produk, kapasitas dan kontinuitas produksi, kelengkapan label, inovasi dan orisinalitas produk serta bahan dan estetika kemasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) DIY menjadi yang tertinggi kedua dari seluruh provinsi di Indonesia. Polda DIY pun melakukan antisipasi keamanan dengan menyiagakan pasukan.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2
Rute Trans Jogja 2026 makin luas dengan pembayaran digital memakai GoPay dan kartu elektronik. Cek daftar jalur dan tarif terbaru di DIY.
Sharp Indonesia Hadirkan Professional Portable Speaker Terbaru dengan Suara Powerful untuk Karaoke hingga Live Performance
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.