Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Kondisi SSA Bantul usai bentrok suporter, Minggu (3/6/2018)./Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL- Kerugian akibat rusuh sepakbola di Stadion Sultan Agung ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Jumlah ini merupakan akumulasi untuk kerusakan dua unit mobil, satu sepeda motor hingga fasilitas di stadion.
Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Disdikpora Bantul Sapto Priyono mengatakan, sejumlah kerusakan terlihat dalam kerusuhan yang melibatkan suporter dari kesebalasan Persija dan Persebaya. Beberapa kerusakan itu meliputi, dua unit mobil milik PS Tira, sebuah sepeda motor hingga fasiltias di stadion.
Meski demikian, lanjut Sapto, pihaknya hanya mengurusi kerusakan di stadion. Hasil dari pemeriksaan, ia mengaku ada 20 item fasilitas stadion yang rusak mulai dari kursi lipat, penyekat toilet, pintu kaca hingga beberapa perlengkapan lainnya.
“Total kerugian karena kerusakan akibat kerusuhan di stadion mencapai Rp19,2 juta,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (5/6/2018).
Menurut dia, jumlah kerugian ini masih bisa bertambah karena masih ada dua mobil dan satu sepeda motor yang rusak. Hanya saja, sambung Sapto, pihaknya tidak ikut melakukan inventarisasi karena bukan menjadi kewenangannya. “Kalau untuk mobil lebih pas ke PS Tira sebagai pemilik,” katanya.
Ditambahkan Sapto, sesuai dengan klausul dalam peminjaman sewa stadion, seluruh kerusakan yang terjadi akibat bentrok suporter akan dibebankan ke penyewa, yakni Panitia Penyelenggara pertandingan dari Persija. “Yang sewa adalah Panpel Persija, jadi segala kerusakan yang terjadi akan kami bebankan ke mereka sesuai dengan kontrak dalam penyewaan stadion,” kata Sapto.
Sebelumnya, perwakilan Manajemen PS Tira, Prajurit Satu Abrian mengatakan, dalam insiden kerusuhan suporter pada Minggu (3/5/2018) lalu, dua unit mobil official PS Tira ikut menjadi korban keganasan pendukung sepak bola. Ia menaksir akibat pengerusakan massa suporter mengalami kerugian lebih dari Rp100 juta. “Seluruh kaca mobil pecah. Selain mobil, dompet dan telepon selular yang ada di dalam mobil juga dirampas,” katanya.
Seperti diketahui, kerusuhan pecah antara pendukung Persebaya, Bonek dengan supoter Persija, Jakmania. Perang batu antar-keduanya tak bisa dihindarkan. Kejadian memalukan ini menyebabkan puluhan orang luka termasuk satu orang wartawna menjadi korban pemukulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.