Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Kondisi kendaraan yang ringsek setelah kecelakaan di di Jalan Parangtritis, Dusun Duwuran, Parangtritis, Kretek, Bantul, Senin (27/8/2018)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL -- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Parangtritis, tepatnya di Dusun Duwuran, Kretek, Bantul, Senin (27/8/2018). Honda Mobilio menabrak pedagang kripik singkong keliling, sekitar pukul 11.00 WIB. Polisi menyebut pengendara mobil diduga tidak konsentrasi saat mengemudi.
"Pengemudi mobil diduga sedang mengangkat telepon sesaat sebelum kecelakaan," kata anggota Satuan Lalu Lintas Polsek Kretek, Brigadir Kepala Darsono, di lokasi kejadian.
Darsono mengatakan berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, kronologi kecelakaan bermula saat Honda Mobilio yang dikendarai Desi Kusuma Wardani, 26, warga Parangtritis Kretek itu melaju dari arah Pantai Parangtritis menuju ke kota.
Namun sampai sekitar 300 meter sebelum gardu tempat penarikan retribusi (TPR) Parangtritis, berpapasan dengan pedagang singkong keliling yang mengendarai sepeda motor. Tabrakan pun terjadi hingga motor Supra AB 5868 D Ringsek. Pengendara motor, Suyono, 45, mengalami luka patah tulang kaki.
Suyono, warga Malang Jawa Timur yang tinggal di Pajangan, Bantul langsung dilarikan ke Rumah Sakit Rachma Husada untuk mendapat perawatan. Darsono mengatakan hasil olah tempat kejadian (TKP) sementara diduga pengendara mobil kurang konsentrasi. Dalam olah TKP posisi mobil terlihat berada di lajur yang berlawanan.
"Pengemudi mobil belum lihai ditambah kurang konsentrasi," ujar Darsono. Polisi masih mencari penyebab pastinya kecelakaan tersebut. Polisi akan minta keterangan Desi dan Suyono, serta saksi-saksi di lokasi kejadian. Sementara itu Suyono mengaku tidak tahu persis kecelakaan yang dialaminya.
"Tiba-tiba mobil menabrak. Padahal saya pelan," ucap Suyono di sela-sela menjalani perawatan di RS Rachma Husada. Yuswanto, ayah Desi Kusuma Wardani mengaku tidak tahu kecelakaan yang dialami anaknya. Ia mengatakan anaknya yang bekerja di salah satu bank swasta itu memang terburu-buru untuk menemui nasabah di wilayah kota Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.