Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Perusakan Properti Sedekah Laut oleh Gerombolan Bercadar

Ilustrasi sedekah laut - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
15 Oktober 2018 17:50 WIB Rahmat Jiwandono Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kepolisian Bantul memastikan sebanyak sembilan orang yang ditangkap karena diduga merusak properti acara sedekah laut di Pantai Baru, Desa Poncosari, Srandakan, Bantul hingga kini belum ditetapkan sebagai tersangka.

Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistiyaningsih menyatakan hal tersebut saat dikonfirmasi Harianjogja.com. "Belum...[apakah sembilan orang sudah ditetapkan sebagai tersangka]," kata Sulistiyaningsih, Senin (15/10/2018).

Belum ditetapkannya tersangka kata dia karena proses penyelidikan kasus persekusi itu hingga kini masih berlangsung. Namun dia mengatakan, terduga pelaku yang diperiksa potensial bertambah atau berkurang.

"Kemungkinan juga [terduga pelaku yang diperiksa bertambah] karena masih dalam proses dan perkembanganya mungkin bisa kurang [yang diperiksa] mungkin bisa tambah," papar dia.

Seperti diketahui, segerombolan orang bercadar sekitar 50-70 orang pada Jumat (12/10/2018) malam pekan lalu datang ke Pantai Baru dan merusak properti acara sedekah laut yang disiapkan warga. Sedekah laut atau labuhan itu rencananya akan digelar pada Sabtu (13/10/2018) atau keesokan harinya. Menurut saksi mata di lokasi kejadian, Tuwuh, pelaku yang belum diketahui identitasnya itu membawa senjata tajam karena digunakan untuk merusak penjor.

Seusai beraksi mereka meninggalkan spanduk yang menyebut, tradisi tahunan sedekah laut tersebut merupakan budaya syirik.