Masyarakat Gunungkidul Diharap Tetap Jaga Kekondusifan Pemilu

Pekerja sedang memindahkan kotak suara pemilu 2019 ke gudang penyimpanan milik KPU Gunungkidul, Jumat (26/10/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
31 Oktober 2018 16:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki tahun politik yang semakin memanas Pemkab Gunungkidul mengklaim terus berupaya menjaga kekondusifan masyarakatnya agar tidak terjadi gesekan.

“Isu-isu yang berkembang saat ini sangat sensitive sehingga menimbulkan berbagai persepsi dan membuat masyarakat saling curiga. Jika dibiarkan, ini dapat menyebabkan gesekan atau perpecahan dikalangan masyarakat,” kata Kepala Kesbangpol Gunungkidul, Wahyu Nugroho, Selasa (30/10/2018).

Ia berharap masyarakat mampu meminimalisir masalah sekecil apapun yang terjadi. Mengedepankan kerukunan antar umat beragama menjadi salah satu kunci agar Gunungkidul terhindar dari perpecahan. Manuver politik yang ada sekarang ini, diharapkan jangan sampai mengusik kondisi masyarakat Gunungkidul yang notabene selalu mengedepankan asas kekeluargaan, gotong royong, dan kerukunan antar sesamanya.

Sementara itu, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady menambahkan, menjelang Pemilu 2019 mendatang, dari jajaran kepolisian dan TNI telah bersinergi untuk menjaga stabilitas daerah. Aparat keamanan menurut Ahmad, telah mengerahkan segalanya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Sekecil apapun permasalahan harus segera diselesaikan, jangan sampai membesar dan menimbulkan polemik yang digunakan untuk mencari keuntungan politik.

“Sesuai dengan ketugasan kita penegakan hukum. Kita akan melakukan pengamanan, jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai akan kami ambil tindakan tegas dan terukur,” kata Fuady.