Kekeringan: Distribusi Air Bersih Pemkab Sleman Belum Maksimal
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Ilustrasi tungau./Wikipedia
Harianjogja.com, SLEMAN- Penyakit scabies atau gatal di kulit yang disebabkan tungau, ditemukan banyak menyerang penghuni pondok pesantren di Sleman.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Sleman Novita Krisnaeni mengatakan penularan penyakit scabies di pesantren kawasan Sleman tinggi.
"Hal tersebut disebabkan oleh lingkungan yang padat dan pola perilaku yang kurang memperhatikan kebersihan," katanya saat ditemui setelah sosialisasi kebijakan gerakan masyarakat hidup sehat (germas) bagi pengelola pondok pesantren, Senin (19/11/2018) di Pendopo rumah dinas Bupati Sleman.
Scabies adalah kondisi yang disebabkan oleh kutu tungau yang membuat gatal pada kulit manusia. Tungau mikroskopis ini umumnya menggali ke dalam kulit dan menyebabkan gejala gatal dan ruam.
"Penularannya lewat sentuhan, bisa lewat pakaian, dan menular saat tidur bareng," ucapnya.
Ia menambahkan, penyakit TBC dan Hepatitis juga beberapa kali dijumpai di kawasan pesantren Sleman.
"TBC berbahaya karena sangat gampang menular melalui udara. Setahun ini juga ada dua pesantren di Sleman yang terdapat kasus Hepatitis A," katanya.
Sementara itu, Penyuluh Kesehatan Masyarakat Dinkes Sleman Cahya Prihantana mengatakan pihaknya gencar menyampaikan program germas ke pondok pesantren untuk mengurangi potensi penyakit.
Ada tiga fokus germas untuk pondok pesantren. Pertama adalah peningkatan konsumsi sayur dan buah, kedua aktifitas fisik yang bagus, dan yang ketiga adalah deteksi penyakit sejak dini.
"Pada 2017 kami menyasar sekitar 30 pondok pesantren di Sleman untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat," katanya.
program germas untuk pondok pesantren menekankan agar seluruh warga pesantren dapat meningkatkan dan menjaga kesehatan, dan mengutamakan aspek kesehatan di dalam pondok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman dalam memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah kekeringan belum maksimal.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.