Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Kismiyati, 44, warga Donotirto, Kretek, Bantul, ditemukan meninggal dunia di Sungai Opak, tepatnya di Dusun Krapyak Kulon, Panjangrejo, Pundong, Jumat (7/12/2018). Korban diduga jatuh ke sungai karena terpeleset.
Kapolsek Pundong, AKP Haryanto mengatakan jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Vendy Hermawan saat sedang memancing di sekitar lokasi. Saksi melihat korban sudah tertelungkup di pinggir sungai sekitar pukul 13.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Pundong dan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di jasad korban.
"Diduga jatuh karena terpeleset dan meninggal dunia," kata Haryanto. Ia menambahkan berdasarkan informasi keluarga dan warga, korban juga mengalami gangguan jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Korban penembakan di bengkel Boyolali menjalani operasi untuk mengangkat peluru yang bersarang di pipi kiri. Polisi memburu terduga pelaku.
Cek jadwal DAMRI YIA-Jogja Minggu, 11 Oktober 2026, dengan lima pilihan tujuan dan tarif normal Rp80.000 per penumpang.
KAI Daop 6 Yogyakarta menunda penertiban emplasemen Stasiun Solo Jebres. Stasiun ini melayani rata-rata 5.100 penumpang setiap hari.
Prakiraan cuaca DIY Minggu, 11 Oktober 2026, didominasi cerah. Suhu Kota Jogja diperkirakan mencapai 34°C, tertinggi di antara wilayah DIY.
Sebanyak 5.000 peserta mengikuti meditasi Tata Hati Indonesia yang digelar YCCK di UGM, secara langsung maupun daring, tanpa dipungut biaya.