Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Kismiyati, 44, warga Donotirto, Kretek, Bantul, ditemukan meninggal dunia di Sungai Opak, tepatnya di Dusun Krapyak Kulon, Panjangrejo, Pundong, Jumat (7/12/2018). Korban diduga jatuh ke sungai karena terpeleset.
Kapolsek Pundong, AKP Haryanto mengatakan jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Vendy Hermawan saat sedang memancing di sekitar lokasi. Saksi melihat korban sudah tertelungkup di pinggir sungai sekitar pukul 13.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Pundong dan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di jasad korban.
"Diduga jatuh karena terpeleset dan meninggal dunia," kata Haryanto. Ia menambahkan berdasarkan informasi keluarga dan warga, korban juga mengalami gangguan jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Penanganan stunting perlu melibatkan berbagai sektor, mulai dari kesehatan, kemiskinan, pola asuh, hingga lingkungan. DPAD DIY dan DPRD DIY mendorong peningkata
Kemenhub menegaskan Zero ODOL berlaku 1 Januari 2027 tanpa toleransi. Sistem WIM, Ferizy, dan ETLE HUB disiapkan untuk menertibkan truk.
Ketua Komisi D DPRD Sleman M. Arif Priyosusanto mengajak warga peduli terhadap keluarga dengan anak stunting dan meningkatkan pemahaman gizi.
DPRD Kota Jogja memperluas batas desil tiga program bantuan sosial untuk menjangkau warga yang membutuhkan tetapi belum terakomodasi.
KPK menangkap 14 orang dalam OTT BNPB, termasuk Sestama Rustian. Penyidik menyita uang sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas.