Kemenhut Pastikan Penanganan Kebakaran TNBTS Berjalan Terpadu
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANTUL- Kismiyati, 44, warga Donotirto, Kretek, Bantul, ditemukan meninggal dunia di Sungai Opak, tepatnya di Dusun Krapyak Kulon, Panjangrejo, Pundong, Jumat (7/12/2018). Korban diduga jatuh ke sungai karena terpeleset.
Kapolsek Pundong, AKP Haryanto mengatakan jenazah korban ditemukan pertama kali oleh Vendy Hermawan saat sedang memancing di sekitar lokasi. Saksi melihat korban sudah tertelungkup di pinggir sungai sekitar pukul 13.30 WIB.
Dari hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Pundong dan olah TKP, polisi tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan di jasad korban.
"Diduga jatuh karena terpeleset dan meninggal dunia," kata Haryanto. Ia menambahkan berdasarkan informasi keluarga dan warga, korban juga mengalami gangguan jiwa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Untuk pemadaman sekarang, ada tiga helikopter yang sudah beroperasi untuk pemadaman titik api, terutama di kelerengan yang tidak bisa dijangkau oleh pasukan,"
DPRD Bantul meminta BPBD dan masyarakat memperkuat kesiapsiagaan menghadapi angin kencang, pohon tumbang, dan genangan saat pancaroba.
Menteri LH Jumhur Hidayat mendorong pemulihan tata air gambut melalui water intake dan sekat kanal untuk mencegah karhutla di Sumatera Selatan.
Polisi akan memeriksa kejiwaan pria yang diduga menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia di Boyolali.
Pemkab Gunungkidul memecat Lurah Bohol Margana setelah kasus korupsi anggaran kalurahan 2022-2024 berkekuatan hukum tetap.
Sebanyak 168 atlet mengikuti Kejurkot Sepatu Roda Kota Jogja 2026. Ajang ini menjadi sarana pembinaan dan penjaringan bibit unggul.