Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Lahan Buah Naga Pantai Trisik

Petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo tengah mengevaluasi mayat identitas ke dalam mobil ambulan di Desa Banaran, Kecamatan Galur, Sabtu (29/12/2018). - Ist/Dok SRI Wilayah V
30 Desember 2018 11:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Warga Dusun Trisik, Desa Banaran, Kecamatan Galur digegerkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di sebuah rumah kosong bekas lahan kebun buah naga, Sabtu (29/12/2018) sore. Saat ditemukan, mayat dalam kondisi mengering dan sulit dikenali.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V, Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh anggota SAR wilayah Pantai Trisik, Joko Samudra dan Marsudi, sekitar pukul 15.45 WIB.

"Kami langsung menghubungi Polsek Galur dan Polres Kulonprogo untuk kemudian mengevakuasi mayat tersebut," kata Aris, melalui pesan singkat kepada Harianjogja.com, Sabtu malam.

Adapun saat ditemukan, posisi mayat miring ke kanan dan membujur ke timur dengan gelang yang terpasang di tangan kanan. Aris menduga, mayat tersebut sudah ada di lokasi kejadian kurang lebih satu tahun, mengingat kondisi yang telah mengering dan sulit dikenali.

Kapolres Kulon Progo, AKBP Anggara Nasution membenarkan hal tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter yang datang ke lokasi kejadian, mayat itu telah tewas sekitar setahun lamanya. Sehingga identitas mayat sulit dikenali.

Anggara mengatakan mayat tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY oleh relawan PMI Kulonprogo untuk dilakukan visum dan otopsi. Dari hasil pemeriksaan itu, nantinya menjadi bekal polisi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami juga akan mengerahkan anggota untuk melakukan penelusuran laporan orang hilang selama satu tahun terakhir. Semoga dalam seminggu bisa segera terjawab," ucapnya.