Ratusan Siswa SD Mendapat Materi Literasi Keuangan

Siswa SDN Srowolan mendapatkan pembelajaran literasi keuangan, Sabtu (12/1/2019). - Foto IST/Panitia CSR
13 Januari 2019 23:17 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Ratusan siswa SDN Srowolan, Purwobinangun, Pakem, Sleman diberikan edukasi literasi keuangan di area desa tersebut, Sabtu (12/1/2019). SD tersebut juga mendapatkan sejumlah bantuan perlengkapan belajar dari Permata Bank untuk mendukung proses kegiatan belajar mengajar.

Kepala SDN Srowolan Purwobinangun Pakem Sleman Mariyah menjelaskan
sebanyak 123 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mendapatkan materi literasi keuangan di ruang terbuka. Materi pengenalan literasi keuangan bisa menambahkan wawasan dan pengetahui siswanya terkait keuangan.

Apalagi di dalam kurikulum belum sepenuhnya secara khusus diberikan materi tersebut bahkan belum ada. Sehingga siswa cenderung antusias dengan hal yang baru tersebut.

"Kebetulan untuk CSR baru kali ini, sebelumnya ada tetapi kami mendapat limpahan dari kegiatan outbond sekolah dari luar DIY, kemudian kami terlibat. Kalau Permata Bank ini secara khusus ke kami dan diberikan materi literasi keuangan ini baru pertama kalinya," terangnya dalam rilisnya, Sabtu (12/1/2019).

Direktur PermataBank Darwin Wibowo mengatakan pihaknya mengerahkan sebanyak 300 relawan yang semuanya dari karyawan untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada siswa SDN Srowolan, Pakem. Para relawan menggunakan media pembelajaran yang unik dan menarik agar bisa diterima untuk usia anak-anak dengan dibagi tiap kelompok. Kegiatan itu merupakan program berjalan sejak tahun 2010, yang saat ini sekaligus untuk mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam menambah pengetahuan keuangan kepada masyarakat khususnya anak-anak.

"Kami juga ada program bankir cilik ini mendidik anak-anak agar bisa menjadi contoh bagi temannya untuk memberikan informasi terkait perbankan," ujarnya.

Ia menambahkan setiap relawan dari PertamaBank yang menjadi relawan akan mendapatkan poin senyum. Setiap 15 poin senyum yang berhasil dikumpulkan, maka pihaknya akan memberikan beasiswa kepada satu siswa kurang mampu untuk satu tahun ajaran.

Ia mengaku dari hasil poin senyum itu terkumpul 6.338 beasiswa melalui partisipasi aktif 20.934 karyawan dalam berbagai kegiatan CSR. Pihaknya memberikan bantuan kepada SDN Srowolan berupa laptop enam unit, berbagai perlengkapan sekolah untuk para siswa hingga peralatan olahraga seperti tennis meja.

"Kami memilih SDN Srowolan ini karena sesuai hasil survei kami, dari sisi siswa, semangat belajarnya tinggi, selain itu masih layak diberikan bantuan dan di kawasan sekolah ini termasuk desa wisata sehingga harus didukung pengembangannya," kata dia.

Kepala Desa Purwobinangun Pakem Sleman Heri Suasana mengatakan, SDN Srowolan memang sering mendapatkan dampak positif dari berkembangnya desa wisata di kawasan tersebut. Saat ini sudah tumbuh beberapa arena untuk kegiatan outbond yang biasanya dimanfaatkan oleh berbagai kelompok maupun karyawan perusahaan luar DIY.

"Kami ini termasuk kawasan penyangga merapi berjarak sekitar 15 kilometer dari puncak. Warga memiliki semangat besar untuk berkembang, sehingga ada CSR ini bisa menjadi penyemangat tersendiri," ucapnya.

Siswa SDN Srowolan mendapatkan pembelajaran literasi keuangan, Sabtu (12/1/2019)./Foto IST-Panitia CSR