Wajah Kota Pendidikan, Terwujud di Kelurahan Purwokinanti

Salah satu aktivitas di Kelurahan Purwokinanti, yang bersifat edukatif dan menyenangkan untuk lingkungan warga setempat. - Harian Jogja/Istimewa
12 Februari 2019 05:37 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Peran Jogja sebagai Kota Pendidikan, terwujud di Kelurahan Purwokinanti.

Lurah Purwokinanti, Agus Joko menyebutkan, sejumlah aktivitas bersifat edukatif antara lain sejumlah pelatihan di PAUD. Sementara PAUD di Purwokinanti sendiri terbentuk di tiap RW. Selain itu, ada pengelolaan wilayah ramah anak, kelurahan ramah anak.

"Itu artinya, dengan kehadiran PAUD, ada bentuk-bentuk pendidikan. Berkaitan fasilitas lingkungan, pendidikan anak, seni budaya anak-anak pentas," ujarnya, Senin (21/2//2019).

Ia menambahkan, semua program edukatif tiada lain bertujuan untuk membangun mental anak menjadi tangguh, punya wawasan pendidikan bagus serta terbentuknya wawasan kebangsaan.

"Kalau ada sesuatu yang harus mereka hadapi, mereka itu bisa seperti fighter," ungkapnya.

Ia menyadari, pendidikan yang diberikan dari kelurahan kepada anak adalah sebagai bentuk pendidikan non formal, secara menyeluruh. Mulai dari segi, psikologis, lingkungan dan pendidikan kebangsaan.

Purwokinanti juga tak lupa mengajak keikutsertaan anak di dalam Musrenbang anak. Karena yang jelas, kelurahan memiliki konsern di pendidikan anak.

"Mereka ada generasi penerus kita. Mereka disiapkan menjadi pengganti kita, setidaknya lebih baik," ucapnya.

Ia berharap, baik itu pendekatan formal dan non formal kepada anak-anak di Purwokinanti, bisa membawa mereka menjadi manusia tangguh dan pendidikan maju.

Program lainnya yang dimiliki adalah beasiswa prestasi bagi 24 anak tiap tahun. Sedangkan untuk orang tua dan dewasa diberikan pelatihan pengelolaan perekonomian rumah tangga.

"Beasiswa bisa membuat anak terpacu untuk berprestasi lagi," ungkapnya.

Untuk anak muda, pendekatan Karang Taruna menjadi poinnya. Kelurahan akan mendorong Karang Taruna, supaya mereka bisa bergerak di lingkungan masing-masing dalam konteks pendidikan. Karena ke depan, Karang Taruna ini akan diikutkan dalam seleksi Pemuda Pelopor.