UNBK 2019, Bantul Targetkan Peringkat Kedua se-DIY

Ilustrasi siswa SMP Negeri 2 Sewon saat mengerjakan soal UNBK di hari pertama ujian, Senin (23/4/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
16 Februari 2019 08:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan, Pemuda Olahraga (Disdikpora) DIY optimistis nilai Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bantul bisa naik satu tingkat dibanding tahun 2018 lalu.

Tahun 2018 silam nilai UNBK SMA di Bantul berada peringkat ketiga dan SMK peringkat keempat se-DIY, "Tahun ini kami [Bantul] yakin nilai UNBK SMA bisa sampai peringkat kedua dan SMK bisa sampai peringkat ketiga," kata Kepala Balai Dikmen Disdikpora DIY wilayah Bantul, Suhirman, saat dihubungi Kamis (14/2/2019).

Suhirman mengaku target tersebut bukan target muluk, melainkan seusia dengan hasil try out yang digelar beberapa kali selama ini menunjukan peningkatan dibanding tahun lalu. Selain melalui penilaiai, try out pihaknya juga terus berupaya memotivasi para siswa.

Menurut dia, meski UNBK bukan penentu kelulusan, namun dapat berdampak pada penilaian sekolah dan pemilihan perguruan tinggi yang biasanya beberapa mensyaratkan nilai UNBK tinggi. "Yang paling penting nilai UNBK ini akan menjadi peta keberhasilan pembelajaran sekolah. Kalau nilainya tinggi berarti pembelajaran di sekolah tersebut berhasil, guru dan kepala sekolahnya berhail," ujar Suhirman.

Suhirman menambahkan pelaksanaan UNBK tahun ini akan digelar pada 25-28 Maret 2019 untuk SMK. Sementara SMA dan MA dielar pada 1, 2, 4, dan 8 April 2019 mendatang. Ia memastikan jadwal tersebut selama tidak ada perubahan dari Pemerintah Pusat. Kepastian tersebut sekaligus membantah isu yang beredar akan adanya perubahan jadwal UNBK karena adanya pemilu 17 April mendatang.

Adapun jumlah peserta UNBK SMA/SMK di Bantul tahun ini sebanyak 10.399 siswa. Dari jumlah tersebut sebanyak 5.759 siswa SMK dan 4.641 siswa SMA. Untuk siswa SMA terdiri dari jurusan IPA 2.809 siswa, IPS 1.805 siswa, dan jurusan bahasa ada 27 siswa.