Kemampuan Penyelamatan Damkar Diuji Pada Kompetisi di Lapangan Trirenggo bantul

Salah satu anggota dari Kontingen Damkar Jogja melakukan simulasi penyelamatan korban dalam acara Lomba Uji Ketangkasan Damkar di Lapangan Trirenggo pada Minggu (3/3/2019). - Harian Jogja/Kiki Luqmanul Hakim (ST16).
04 Maret 2019 17:17 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL --Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul menggelar lomba ketanggkasan pemadam kebakaran dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran (Damkar) yang ke-100.

Lomba yang sudah tiga kali digelar ini berlangsung Lapangan Trirenggo pada Minggu (3/3/2019) pukul 08.00 WIB. Kegiatan ini dimulai oleh apel pagi para perwakilan kontingen di seluruh DIY dan juga beberapa kontingen dari Jawa Tengah dan dibuka oleh Kepala BPBD Kabupaten Bantul Dwi Daryanto.

“Tugas Pemadam itu semakin berat, tidak hanya sekedar ada lalu mereka langsung meluncur. Tapi mereka juga harus mampu melaksanakan tugas-tugas di bidang kebencanaan lainnya,” kata Dwi dalam sambutannya.

Dalam lomba kali ini para wakil tiak dari seluruh DIY serta dari Jawa Tengah seperti Magelang dan Purworejo diharuskan menyelamatkan korban dalam simulasi kebakaran yang telah dibuat oleh panitia. Dalam simulasi tersebut korban serta petugas, semuanya harus selamat.

Irawan Kurnianto Ketua Panitia Lomba mengatakan lomba ini tidak hanya untuk keseruan belaka, namun ditujukan untuk meningkatkan kemampuan para Damkar dalam menangani situasi yang bencana.

“Kalau tidak latihan atau kegiatan lainnya yang gunanya untuk meningkatkan kemampuan nantinya para Damkar bisa gagal dalam misi penyelamatan korban kebakaran ataupun penyelamatan dalam bencana lainnya,” kata Irawan yang juga Wakabid Kedaulatan dan Logistik BPBD Kabupaten Bantul

Ia berharap setelah adanya lomba ini kemampuan dari para perwakilan Damkar di seluruh DIY maupun Jawa Tengah akan bertambah serta silaturahmi antar kontingen semakin erat.

Acara itu rupanya mendapatkan respons sangat baik dari para warga maupun para peserta lomba. “Acara seperti ini memang sangat dibutuhkan bagi kami para Damkar, selain untuk mengasah kemampuan dan solidaritas tim kami juga diharuskan bisa kompak dengan Damkar dari daerah lain. Semoga acara seperti ini akan tetap ada dan bisa bergilir di daerah-daerah lainnya,” kata Perwakilan Damkar dari Gunung Kidul, Totok.