RS YAP Latih Kader Puskesmas untuk Deteksi Glaukoma

Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan RS YAP Rastri Paramita (paling kanan). - Ist/Humas RS YAP.
15 Maret 2019 17:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Rumah Sakit DR YAP membentuk kader yang secara khusus diberi bekal mendeteksi dini penyakit mata. Dalam rangkaian Hari Glaukoma Sedunia atau World Glaucoma Day (WGD) 2019, RS DR YAP menyelenggarakan berbagai kegiatan, salah satunya pelatihan kader puskesmas untuk bisa mendeteksi glaukoma di masyarakat.

Wakil Direktur Pelayanan dan Pendidikan RS DR YAP Rastri Paramita menjelaskan dalam rangkaian Pekan Glaukoma Sedunia pihaknya memberikan pelatihan deteksi dini glaukoma yang diikuti paguyuban glaukoma serta kader Puskesmas binaannya, dalam hal ini Puskesmas Gondokusuman I, Puskesmas Gondokusuman II dan Puskesmas Jetis. Kegiatan yang mulai digelar pada Jumat (15/3/2019) ini untuk melatih kader dan paguyuban dalam melakukan deteksi dini glaukoma di wilayahnya.

"Harapannya kader ini bisa mendeteksi ketika ada warga yang terindikasi terkena glaukoma, sehingga penderita bisa mengetahui lebih dini dan melakukan penanganan," terangnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat (15/3/2019).

Ia menambahkan apabila para kader tersebut dalam melakukan deteksi dini menemukan ada warga terindikasi glaukoma dan memerlukan pemeriksaan lebih lanjut maka akan diperiksa di RS YAP pada puncak acara World Glaucoma Week (WGW) pada Minggu 24 Maret 2019 mendatang. Kegiatan itu sebagai salah satu upaya untuk menangani glaukoma terutama di wilayah DIY.

"Glaukoma ini bisa terkena pada siapa saja. Sering tidak disadari sehingga banyak penderita kurang menyadari bahwa dirinya menderita glaukoma dan baru tahu ketika penyakit telah lanjut dan terjadi kebutaan total," ucapnya.

Ketua Panitia WGW 2019 Erin Arsianti mengatakan pada saat puncak acara WGW 2019 terbuka untuk umum. Selain ada deteksi dini glaukoma, kegiatan itu juga diisi dengan senam bersama, talkshow edukasi kesehatan mata hingga stan farmasi untuk edukasi penggunaan obat. Masyarakat bisa mendapatkan banyak informasi tentang glaukoma sekaligus melakukan konsultasi.

"Stan farmasi ini kami ingin mengedukasi masyarakat, bagaimana penggunaan obat secara benar, sehingga masyarakat mendapatkan tambahan pengetahuan," ujarnya.

Ia menyatakan, dalam rangkaian WGW 2019 itu juga ada lomba pembuatan video yang berkaitan dengan glaukoma hingga kesehatan mat. Melalui video diharapkan bisa menggugah kesadaran masyarakat tentang glaukoma sehingga melakukan pencegahan lebih dini. Dalam peringatan WGW 2019 mengangkat tema Green Go Get Your Eyes Tested for Glaucoma.